JAKARTA - Peminat beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) belakangan makin bertambah setiap tahunnya. Di sisi lain, kuota beasiswa LPDP tahun ini adalah 5.000 penerima.
Sebagai alumnus LPDP, Hafida Fahmiasari tak menampik bahwa LPDP memberikan fasilitas pendidikan yang lengkap bagi penerimanya. Untuk itu, dia berbagi tips kepada calon pelamar, khususnya dalam membuat esai.
"LPDP itu yang dinilai adalah rasa nasionalisme kita. Jadi, siapkan esai yang mencerminkan rasa nasionalisme di bidang yang kamu inginkan," tuturnya ditemui Okezone di Erasmus Huis, Jakarta, baru-baru ini.
Perempuan yang baru menamatkan studi master di Belanda pada Agustus 2016 itu mengingatkan, isi esai harus realistis dan bisa diterapkan. Kemudian, pastikan apa yang digagas bisa menjadi solusi bagi Indonesia di masa depan.
"Kadang esai dianggap jelek justru karena terlalu muluk-muluk. Kamu harus bisa mengemas ide sehingga bisa terliat valueable, nasionalis, dan realistik," sebutnya.
Hafida menambahkan, saat mendaftar LPDP dulu dia belum terlalu banyak saingan seperti sekarang. Dia sendiri menjatuhkan pilihan di Delft University of Technology lantaran ingin fokus pada riset.
"Aku LPDP akhir 2013, mungkin masih angkatan awal jadi belum begitu banyak saingan. Pilih Belanda karena di sana kuat riset, masa studinya dua tahun. Kalau Inggris teknik kan cuma setahun," tutupnya.
(Susi Fatimah)