Sementara Firdaus, mahasiswa Istanbul Technical University mengungkapkan beratnya situasi yang harus dihadapi mahasiswa setelah terhentinya beasiswa namun uluran tangan dan kepedulian Perwakilan RI telah membesarkan hati dan semangat mahasiswa untuk bertahan dan bertekad hanya akan pulang bila lulus dan membawa ijazah.
Duta Besar Indonesia untuk Turki, Wardana, menyampaikan apresiasi atas upaya sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Turun Tangan yang secara sukarela membantu pengumpulan data, pencarian rumah tinggal yang baru, dan membantu Perwakilan penyelesaian masalah mahasiswa di Turki.
Disampaikan pula setelah di kota Ankara dan Istanbul, secara bertahap akan dilakukan penyerahan bantuan biaya pendidikan untuk mahasiswa Indonesia di kota lain seperti Kayseri, Trabzon, Bursa, Samsun, Gaziantep, dan Izmir.
Pada kesempatan tersebut, Konsul Jenderal Indonesia di Istanbul, Herry Sudradjat, menyampaikan pesan kepada mahasiswa penerima agar bantuan darurat tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan, dan Perwakilan RI di Turki siap membantu dalam mencari solusi bagi persoalan mahasiswa Indonesia di wilayah kerja paska kudeta di Turki.
(Susi Fatimah)