"Kita sampai berkumpul seperti ini dan apa salah Pak Anies ini?" ucapnya.
Arief mengungkapkan, kinerja seseorang baru bisa dinilai setelah dia sudah tidak menjabat suatu posisi. Baginya, Anies Baswedan menjadi salah satu sosok yang menanamkan pendidikan.
"Pergantian itu harus diterima dengan lapang dada. Karena Pak Muhadjir sendiri tidak tahu kok beliau yang sekarang jadi menteri. Jawabnya satu, hanya Allah yang tahu," tuturnya.
Arief Rachman pun yakin bahwa setelah ini Anies tetap bisa berkiprah di dunia pendidikan Tanah Air. Sebab, menurut dia perjuangan di bidang pendidikan adalah sepanjang masa.
"Air mata boleh berderai, napas boleh sesak. Tapi langkah ke depan tidak boleh berhenti. Perang boleh kalah, tetapi perjuangan untuk pendidikan sepanjang masa," pungkasnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)