Belajar Sejarah untuk Cetak Pemimpin Tangguh

Iradhatie Wurinanda, Jurnalis
Jum'at 20 Mei 2016 12:55 WIB
Diorama pelajar STOVIA di Museum Kebangkitan Nasional. (Foto: Iradhatie W/Okezone)
Share :

JAKARTA - Sejarah menjadi salah satu mata pelajaran yang dianggap paling membosankan. Banyak guru sejarah menerangkan siswa dengan metode ceramah sehingga kerap membuat para siswa mengantuk. Di sisi lain, mereka harus menghafal banyak hal, dari mulai nama tokoh, tanggal-tanggal penting, lokasi sejarah, dan lain sebagainya.

Kendati membosankan, Kepala Seksi Penyajian dan Layanan Edukasi Museum Kebangkitan Nasional (Muskitnas), Sujiman mengungkapkan, belajar sejarah mampu mencetak calon pemimpin masa depan yang tangguh. Pasalnya, karakter pemuda di era perjuangan kemerdekaan patut dijadikan sebagai teladan generasi muda saat ini.

"Kita semua adalah pelaku sejarah, jadi belajar sejarah itu penting. Suatu saat kita tidak tahu peristiwa hari ini akan menjadi sebuah sejarah penting di masa depan," ujarnya saat berbincang dengan Okezone di Muskitnas, belum lama ini.

Belajar sejarah, kata dia, termasuk belajar masa lalu, masa kini, dan masa depan. Saat ini, pemuda Indonesia rentan terpengaruh oleh tindakan-tindakan negatif, seperti narkoba hingga korupsi. Terkait hal tersebut, penting untuk menumbuhkan integritas dan budi pekerti di kalangan generasi penerus bangsa tersebut.

"Dengan melihat sulitnya perjuangan meraih kemerdekaan, diharapkan mampu menjadi refleksi diri bahwa harus mempertahankan apa yang sudah susah payah diperjuangkan pemuda-pemuda terdahulu. Pertahankan persatuan. Dulu mempersatukan masyarakat dari berbagai daerah sulit. Sekarang sudah bersatu jangan terpecah belah lagi," ucapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya