MEDAN - Ada yang lain pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2016. Lapangan Merdeka Medan, misalnya, semarak dengan nuansa multietnis dari penjuru Nusantara.
Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin dan Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, terlihat mengenakan pakaian adat Melayu bersama seluruh pimpinan SKPD. Sementara itu Dinas Pendidikan Kota Medan bersama kepala sekolah mengenakan pakaian adat yang mewakili seluruh etnis di ibukota Provinsi Sumatera Utara, termasuk sebagian siswa yang menjadi peserta upacara Hardiknas 2016.
Tak pelak peringatan Hardiknas 2016 yang berlangsung dengan penuh khidmat ini sangat kental dengan nuansa etnisnya. Kapoldasu, Irjen Pol Drs Raden Budi Winarso bertindak sebagai inspektur upacara. Orang nomor satu di Mapoldasu itu membacakan pidato tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia Anies Baswedan. Diharapkan, Hardiknas tahun ini menjadi momentum untuk kembali menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme pada seluruh insan pendidikan.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan tujuan tersebut dengan menetapkan pelaksanaan upacara bendera dalam rangka memperingati Hardiknas 2016. Hal ini dilakukan agar semua insan pendidikan mengingat kembali filosofi dari nilai perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam menegakkan pondasi pendidikan di Indonesia.
Peringatan Hardiknas 2016 ini turut dihadiri sejumlah perwira tinggi di Mapoldasu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut, Wakil Wali Kota Medan, Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin, Ir Akhyar Nasution MSi; Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto; Sekda Kota Medan, Ir Syaiful Bahri serta seluruh pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan.
Di sela-sela upacara, Kapoldasu bersama Wali Kota menyerahkan piagam penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia kepada enam sekolah berintegritas di Kota Medan. Keenam sekolah itu adalah SMAN 1 Medan, SMA Swasta Syafiyatul Amaliyah, SMKN 9 Medan, SMK Swasta Tritech Informatika, SMPN 1 Medan dan SMP Swasta Djuwita.
Usai upacara Hardiknas 2016, Kapoldasu Irjen Pol Drs Raden Budi Winarso ketika ditemui wartawan mengatakan, melalui peringatan Hardiknas ini para insan pendidikan diharapkan lebih meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Apalagi Indonesia saat ini tengah bersaing dengan dunia luar, terutama pada saat era global yang kini tengah berjalan.
"Agar kita dapat bersaing dengan negara-negara lain, tentunya mutu dan kualitas pendidikan harus terus ditingkatkanlagi. Di samping itu kita mengajak seluruh siswa untuk menjauhi narkoba!" kata Budi.
Sementara itu Wali Kota berharap, seluruh insan pendidikan dapat menjiwai apa yang telah dilakukan oleh Ki Hajar Dewantara, sekaligus dikembangkan dalam rangka pengabdian dan dedikasi untuk bangsa serta negara. Selanjutnya Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan Kota Medan terus mempersiapkan mental dan kualitas pendidikan, sehingga para siswa dapat lebih berprestaasi ke depannya.
Untuk mewujudkan hal itu, Wali Kota mengatakan akan meningkat SDM dan profesional para tenaga pengajar. Kemudian diikuti dengan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan maupun fasilitas pendukung pendidikan tersebut.
"Insya Allah dengan upaya yang kita lakukan ini, pendidikan di Kota Medan ke depannya semakin lebih berkualitas lagi," harapnya.
Ikuti try out online SBMPTN 2016 Okezone di laman: tryout.okezone.com pada 25 April-10 Mei. Ada hadiah menarik bagi peserta dengan nilai tertinggi, lho!
(Rifa Nadia Nurfuadah)