Hasilnya, kata dia, meliputi pembelajaran sambil bernyanyi, jelajah alam, bermain bersama, puisi, dan lain sebagainya. Setelah itu akan dilakukan evaluasi dan disusun menjadi modul.
"Modul tersebut untuk guru. Kami mengundang perwakilan dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) untuk ikut mengkaji. Setelah itu kami baru berani menyebarkan untuk replikasi," terangnya.
Salah satu model pendidikan kontekstual yang diterapkan WVI adalah Pakima Hani Hano di daerah Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya, Papua. Dari hasil evaluasi program selama satu tahun, terjadi beberapa perubahan, seperti peningkatan kemampuan baca, penurunan tingkat kekerasan verbal di sekolah, dan kenaikan rasa aman pada anak. (ira)
Ikuti try out online SBMPTN 2016 Okezone di laman: tryout.okezone.com pada 25 April-10 Mei. Ada hadiah menarik bagi peserta dengan nilai tertinggi, lho!
(Rifa Nadia Nurfuadah)