JAKARTA – Sebuah perguruan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga mampu bersaing secara global. Selain itu, mereka juga perlu memiliki kompetensi sehingga nantinya bisa menciptakan lapangan pekerjaan.
Demi mewujudkan impian tersebut, Pertamina Foundation meresmikan Universitas Pertamina dengan menggelontorkan total anggaran Rp680 miliar dalam lima tahun ke depan. Peluncuran perguruan tinggi ini menjadi satu kontribusi Pertamina dalam bidang pendidikan.
Mulai 2016 sampai 2020, Pertamina Foundation akan berfokus pada penyediaan infrastruktur yang meliputi pembangunan kampus serta penyiapan sistem pembelajaran lainnya.
Beberapa jurusan yang dibuka pada kampus ini di antaranya, Fakultas Eksplorasi, Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Perencanaan dan infrastruktur, Fakultas Sains, serta Fakultas Komunikasi dan Diplomasi. Di tahun pertama, dana yang dialokasikan sebesar Rp80 miliar.
Direktur Utama PT Pertamina, Dwi Soetjipto menyampaikan, perguruan tinggi ini juga dididukung oleh sejumlah dosen.
"Kampus ini didukung oleh 90 dosen. Mereka terdiri dari dosen S-2 serta S-3," ungkapnya di Pertamia Learning Center, Kamis (11/2/2016).
Dwi menambahkan, ke depan Univerisitas Pertamina bisa menjadi sarana dalam pengembangan kompeteni serta menjadi sarana dalam menyelesaikan masalah bangsa.
"Selain itu, kita juga berharap agar dalam kurun waktu 15 tahun bisa menjadi kampus kelas dunia," ujarnya. (ira)
(Rifa Nadia Nurfuadah)