"Kalau enggak lulus lagi di ujian SBMPTN, maka saya akan mengikuti jalur mandiri," tuturnya.
Pengalaman yang sama dirasakan Sri Astuti. Kegagalannya pada SNMPTN mendorongnya menjadi peserta SBMPTN 2015.
"Saya enggak beruntung pada SNMPTN karena seleksinya menggunakan nilai rapor, jadi yang lolos hanya sedikit," ujar Sri.
Lulusan SMAN 104 Jakarta ini mengaku, akan mengambil jalur mandiri bila tidak beruntung lagi pada ujian SBMPTN kali ini. Pada seleksi tersebut, dia akan memilih jurusan Kedokteran atau Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia (UI).
"Kalau masih enggak lolos juga di jalur mandiri, saya akan kuliah di kampus swasta, lalu jadi peserta SBMPTN lagi tahun depan," tutur gadis berhijab itu.
(Rifa Nadia Nurfuadah)