"Kami harapkan tahun ini masuk tahap persiapan. Tanahnya cukup besar, dan kami ingin mengoptimalkan lahan. RS pendidikan ini modern karena perkembangan teknologi yang semakin canggih," ucapnya.
Dia memperkirakan, anggaran pembangunan per meter persegi mencapai Rp6 juta. Anggaran juga akan dialokasikan sebagian besar pada pengadaan alat-alat seperti CT scan. Semua dana dianggarkan dari kas Untar sendiri.
"RS pendidikan tentunya bertujuan untuk bagaimana membuat lulusan mahasiswa FK Untar mempunyai kemampuan tertinggi. Nantinya, bangunan 21 lantai ini akan dimanfaatkan mahasiswa untuk praktik dengan pasien masyarakat umum," ungkapnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)