Lanjut Johannes, lulusan perguruan tinggi telah mendapatkan kesempatan yang istimewa untuk mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran dengan cara terstruktur dan sistematik di kampus. Selain itu, juga dapat memiliki serta mengeluarkan potensi dalam diri dengan bentuk kehandalan, kecakapan dan kepekaan yang pastinya mampu memberikan sumbangan yang berarti bagi masyarakat pada umumnya dan diri sendiri khususnya.
"Dalam kampus, seorang mahasiswa dilatih untuk mengantisipasi, merespons dan menjawab masalah. Di dalam praktek, seorang mahasiswa dilatih untuk melakukan tindakan preventif, merespon dan mengambil solusi terhadap sebuah masalah," ucapnya.
Dia menambahkan, mahasiswa belajar dan terlatih untuk menghadapi itu semua dengan pengetahuan ilmiah dan tata cara ilmiah. Di sanalah Kalbis Institute berperan, membekali mahasiswa dengan ilmu ilmiah terkini dan meyakinkan mereka bahwa telah memiliki kehandalan dan kecakapan.
"Ke semuanya itu berujung pada pengabdian untuk membangun masyarakat yang madani," ungkapnya. (fsl)
(Rani Hardjanti)