Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Profil dan Pendidikan Alwi Farhan, Pebulu Tangkis yang Kalahkan Jonatan Christie di Denmark Open 2026

Djanti Virantika , Jurnalis-Sabtu, 17 Oktober 2026 |09:59 WIB
Profil dan Pendidikan Alwi Farhan, Pebulu Tangkis yang Kalahkan Jonatan Christie di Denmark Open 2026
Jonatan Christie dan Alwi Farhan. (Foto: PBSI)
A
A
A

PROFIL dan pendidikan Alwi Farhan menarik diulas. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia ini menjadi sorotan setelah berhasil mengalahkan Jonatan Christie pada babak 16 besar Denmark Open 2026.

Alwi menang dua gim langsung atas seniornya dengan skor 21-14 dan 21-9 di SJF Bank Arena, Odense, Denmark, Kamis 15 Oktober 2026. Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Alwi.

Alwi Farhan Kalahkan Anders Antonsen di Perempatfinal Denmark Open 2026?

Hasil itu menjadi kemenangan pertamanya atas Jonatan dalam 3 pertemuan mereka. Sebelumnya, Alwi selalu kalah dari pemain yang akrab disapa Jojo tersebut.

Performa impresif itu membuat publik semakin tertarik mengenal sosok Alwi Farhan, mulai dari latar belakang, pendidikan, hingga perjalanan kariernya di dunia bulu tangkis. Mari mengulasnya dalam artikel ini.

1. Profil Alwi Farhan

Alwi Farhan Alhasny merupakan pebulu tangkis tunggal putra Indonesia yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 12 Mei 2005. Ia mulai bermain bulu tangkis sejak usia sembilan tahun dan kemudian mengembangkan kemampuannya melalui pembinaan klub hingga masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI pada 2021.

Dilansir dari laman resmi PBSI, Alwi memiliki nama panggilan Alwi. Kedua orangtuanya bernama Muhammad Anis dan Inten Untari. Alwi juga menyebut sang ayah sebagai sosok yang paling berjasa dalam perjalanan karier bulu tangkisnya.

Alwi mengawali perjalanan olahraga di klub Panorama Solo sebelum melanjutkan pembinaan bersama Exist Badminton Club. Ia kemudian menjadi bagian dari pelatnas PBSI untuk mengembangkan kemampuannya di tingkat nasional dan internasional.

2. Pendidikan Alwi Farhan

Selain perjalanan kariernya di lapangan, pendidikan Alwi Farhan juga menarik untuk diketahui. Alwi dikabarkan pernah menempuh pendidikan di STIE Indonesia Jakarta dengan mengambil jurusan Manajemen Bisnis.

Namun, informasi mengenai status pendidikan terakhir maupun kelulusannya belum dapat dipastikan. Laman resmi PBSI juga tak mencantumkannya.

Sebagai atlet yang harus mengikuti jadwal latihan dan pertandingan, pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam menunjang masa depan Alwi di luar dunia olahraga. Manajemen waktu dan kedisiplinan menjadi tantangan tersendiri bagi atlet profesional yang menjalani aktivitas kompetitif sepanjang tahun.

 

3. Perjalanan Karier Alwi Farhan

Lawan Alwi Farhan di 16 Besar Denmark Open 2026, Jonatan Christie Tak Takut

Perjalanan Alwi di dunia bulu tangkis dimulai sejak usia dini. Ia mengikuti berbagai turnamen junior untuk mengasah kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding melawan pemain dari berbagai daerah maupun negara.

Namanya semakin dikenal setelah menorehkan prestasi di level junior. Pada 2023, Alwi mencetak sejarah dengan menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang meraih gelar juara BWF World Junior Championships.

Prestasi tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam kariernya. Alwi kemudian terus berupaya meningkatkan performa ketika beralih ke persaingan level senior. Perkembangannya terlihat melalui sejumlah hasil positif di turnamen internasional.

Pada Januari 2026, Alwi meraih gelar tunggal putra Indonesia Masters. Dia mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul dari Thailand di partai final dengan skor 21-5 dan 21-6.

Alwi juga menjuarai Australian Open 2026 pada Juni. Ia mengalahkan wakil China, Dong Tian Yao, dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-13.

Rangkaian hasil tersebut memperlihatkan perkembangan Alwi dalam menghadapi persaingan tunggal putra di level internasional. Bahkan, dia turut jadi pahlawan yang antar Indonesia raih medali emas Asian Games 2026 di nomor beregu putra.

4. Tersingkir di Perempatfinal

Kemenangan atas Jonatan Christie di Denmark Open 2026 menjadi salah satu hasil penting dalam perjalanan Alwi. Dalam pertandingan babak 16 besar, ia mampu mengendalikan permainan dan menekan lawannya sejak gim pertama.

Alwi unggul 11-8 saat interval gim pembuka sebelum menutup gim tersebut dengan skor 21-14. Pada gim kedua, ia kembali tampil dominan dan memimpin 11-5 saat interval. Jonatan kesulitan mengejar ketertinggalan hingga Alwi memastikan kemenangan dengan skor 21-9.

Setelah mengalahkan Jonatan Christie, sayangnya Alwi gagal melanjutkan perjuangannya. Dia terhenti di perempatfinal Denmark Open 2026 usai kalah dari wakil tuan rumah, Anders Antonsen, dengan skor 17-21 dan 16-21.

(Djanti Virantika)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement