PROFIL dan pendidikan Miguel Oliveira menarik diulas. Sebab, dokter gigi ini merupakan seorang pembalap juga.
Bahkan, tak hanya sekadar balapan. Oliveira juga pernah menang di MotoGP Mandalika. Tepatnya, catatan manis itu diukirnya pada edisi perdana MotoGP Mandalika 2022.

Dibalik prestasinya di lintasan, Oliveira memiliki sisi lain yang tidak kalah menarik, yakni latar belakang pendidikan kedokteran gigi. Ia membuktikan bahwa karier sebagai atlet profesional tidak selalu menghalangi seseorang untuk menempuh pendidikan tinggi di bidang lain.
Miguel Oliveira lahir pada 4 Januari 1995 di Pragal, Portugal. Ia mulai mengenal dunia balap sejak usia muda.
Oliveira pun berhasil menapaki berbagai jenjang kompetisi hingga mencapai kelas utama MotoGP pada 2019. Perjalanan panjangnya di dunia balap membawanya meraih sejumlah kemenangan bersama KTM.
Pada 2022, Oliveira menjadi pemenang balapan MotoGP Mandalika setelah tampil impresif dalam kondisi lintasan basah akibat hujan deras. Tak ayal, dia ukir sejarah sebagai pembalap pertama yang menang di MotoGP.
Salah satu hal yang membuat Miguel Oliveira berbeda dari banyak pebalap lainnya adalah pilihannya untuk menempuh pendidikan kedokteran gigi. Di tengah kesibukannya menjalani kompetisi internasional, ia mulai kuliah di bidang tersebut pada 2017.
Oliveira kemudian membuka praktik pada 2019. Ketertarikannya terhadap dunia medis menunjukkan bahwa ia tidak hanya mempersiapkan masa depan di lintasan balap, tetapi juga membangun keahlian profesional di luar olahraga.
Kemampuan membagi waktu antara pendidikan dan balapan tentu membutuhkan kedisiplinan tinggi. Sebagai pembalap MotoGP, Oliveira harus menjalani jadwal latihan, perjalanan antarnegara, sesi kualifikasi, dan balapan yang padat. Di sisi lain, pendidikan kedokteran gigi menuntut penguasaan teori serta keterampilan klinis.
Latar belakang ini membuat Oliveira menarik perhatian karena ia memiliki jalur karier yang tidak hanya bergantung pada dunia olahraga. Pendidikan dan pengalaman profesional di bidang kedokteran gigi juga dapat menjadi bekal untuk masa depannya setelah tidak lagi aktif membalap.