Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menganal Kayra, Siswa SD yang Karyanya Jadi Koleksi Permanen Perpustakaan Jakarta

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |21:04 WIB
Menganal Kayra, Siswa SD yang Karyanya Jadi Koleksi Permanen Perpustakaan Jakarta
Kayra Wllona (Foto: SDK Penabur)
A
A
A

Pencapaian tersebut berlanjut pada 2026. Cerita pendek Kayra berjudul Mimpi di Balik Sebuah Pensil terpilih sebagai salah satu karya pilihan dalam Canvas of Dreams: National Youth Art Competition & Exhibition 2026 yang diselenggarakan Harian Kompas.

Pada tahun yang sama, Kayra juga menulis cerita pendek fiksi Kristiani berjudul Satu Langkah Lagi. Karya tersebut berhasil masuk dalam 20 cerita terbaik pada ajang yang diselenggarakan Persekutuan Literatur Kristen Indonesia (PLKI) di Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026.

Berbagai pencapaian itu diraih Kayra di tengah proses belajar dan mengembangkan kemampuan menulisnya sebagai seorang pelajar sekolah dasar.

Butuh Waktu hingga Satu Bulan untuk Menyelesaikan Buku

Kayra mengungkapkan, proses menyelesaikan sebuah buku membutuhkan waktu sekitar dua minggu hingga satu bulan, bergantung pada panjang dan tingkat kesulitan cerita.

Proses penulisan dimulai dengan mencari ide, menyusun alur, menulis cerita, membayangkan kembali jalan cerita, membuat ilustrasi, kemudian membaca ulang dan memperbaiki tulisan.

Dalam proses tersebut, ia mengaku beberapa kali mengalami kesulitan, terutama ketika mencari ide yang menarik, menentukan kelanjutan cerita, dan menyusun alur agar mudah dipahami pembaca.

Ia juga terkadang kesulitan menentukan ilustrasi yang tepat untuk mendukung cerita dan menyampaikan pesan kepada pembaca.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement