Bagi masyarakat di kawasan transmigrasi, penguatan keterampilan tersebut dapat menjadi bagian dari proses membangun kegiatan ekonomi yang lebih produktif.
Belajar dari Tiongkok, Disesuaikan dengan Kondisi Indonesia
Dalam kesempatan yang sama, Profesor Zhou Yongmei dari ISSCAD menyoroti hubungan antara kebijakan transmigrasi dan pembangunan wilayah. Diskusi turut menyinggung pengalaman Tiongkok dalam mengurangi kemiskinan di tengah jumlah penduduk yang besar.
Iftitah menyampaikan bahwa Indonesia dapat mempelajari pengalaman pembangunan Tiongkok, terutama mengenai keterhubungan pertumbuhan ekonomi dengan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kemampuan masyarakat memanfaatkan peluang.
Namun, penerapan pengalaman tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi geografis, sosial, dan budaya setiap wilayah di Indonesia.
Bagi Iftitah, transformasi transmigrasi bukan semata-mata berkaitan dengan perpindahan penduduk atau pembangunan kawasan fisik. Upaya tersebut juga menyangkut bagaimana masyarakat memperoleh pengetahuan, keterampilan, pekerjaan, dan kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya.
Melalui penguatan pendidikan dan pendampingan masyarakat, kawasan transmigrasi diharapkan tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan industri, tetapi juga ruang bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pembangunan kesejahteraan secara berkelanjutan.
(Khafid Mardiyansyah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik