Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sensor Film Pendidikan akan Digratiskan

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Kamis, 29 Januari 2026 |12:38 WIB
Sensor Film Pendidikan akan Digratiskan
Sensor Film Pendidikan akan Digratiskan. (Ilustrasi: Freepik)
A
A
A

Selain soal regulasi, LSF juga tengah mengkaji rencana pemberlakuan tarif Rp0 atau gratis untuk pengurusan sensor film tertentu.

Kebijakan ini ditujukan bagi karya perfilman yang bersifat edukatif, seperti film produksi sekolah vokasi, SMK film, maupun perguruan tinggi yang memiliki program studi film dan televisi. LSF berharap langkah ini dapat memperkuat ekosistem perfilman nasional sekaligus mendorong pertumbuhan industri film Indonesia yang lebih sehat dan berkeadilan.

“Artinya, kegiatan perfilman untuk pemajuan perfilman yang berbasis pendidikan ini bisa dikenakan tarif Rp0,” tutur Naswardi.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2025 LSF mencatat telah menilai sebanyak 41.104 judul film. Dari jumlah tersebut, 41.092 judul dinyatakan lulus sensor dan memperoleh Surat Tanda Lulus Sensor (STLS).

Meski demikian, LSF menyatakan 12 judul film tidak lulus sensor. Seluruhnya merupakan film impor yang ditujukan untuk platform OTT, festival, maupun event tertentu.

Adapun klasifikasi usia yang diterapkan LSF meliputi kategori Semua Umur (SU), Remaja 13+, Dewasa 17+, dan Dewasa 21+.

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement