Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati! Peneliti Ingatkan Jangan Beri Daging Mentah untuk Anjing

Salsabila Fitrandasyifa , Jurnalis-Senin, 04 Desember 2023 |11:03 WIB
Hati-Hati! Peneliti Ingatkan Jangan Beri Daging Mentah untuk Anjing
Jangan berikan daging mentah untuk anjing (Foto: Freepik)
A
A
A


JAKARTA - Kabar penting buat kamu pencinta anjing. Jangan pernah sekalipun memberikan mereka daging mentah karena bisa berbahaya. Mengapa?

Dilansir dari sciencealert.com, Senin (4/12/2023) sebuah penelitian terhadap 600 anjing peliharaan yang sehat telah menemukan hubungan kuat antara gigi taring yang diberi makan daging mentah. Mereka buang air besar dengan tercemar bakteri Escherichia coli yang resisten terhadap antibiotik spektrum luas ciprofloxacin.

 BACA JUGA:

Dengan kata lain, bakteri berbahaya dan sulit dibunuh dapat berpindah ke manusia dan hewan ternak melalui daging mentah yang diberikan kepada anjing. Temuan ini mengkhawatirkan, kata para peneliti dari Universitas Bristol di Inggris.

“Studi kami menemukan hubungan yang sangat kuat antara mengeluarkan E. coli yang resisten ciprofloxacin dan memberi makan anjing makanan mentah,” kata peneliti.

Berdasarkan analisis kotoran dan survei yang dilakukan oleh pemilik anjing – mencakup pola makan, hewan peliharaan lainnya, serta lingkungan berjalan dan bermain – hanya makan daging mentah yang muncul sebagai faktor risiko signifikan dalam ekskresi E. coli yang resistan terhadap antibiotik. Terlebih lagi, strain E. coli yang paling umum diidentifikasi pada anjing pedesaan cocok dengan strain yang juga ditemukan pada sapi. Di daerah perkotaan, anjing lebih mungkin tertular strain yang ditemukan pada manusia, hal ini menunjukkan adanya campuran jalur infeksi yang lebih rumit.

 BACA JUGA:

Para peneliti mendesak para pemilik untuk mempertimbangkan untuk memberikan hewan peliharaan mereka pola makan non-makanan mentah, dan agar pemilik ternak mengambil langkah-langkah untuk mengurangi penggunaan antibiotik di peternakan yang menjadi sumber makanan anjing, sebuah praktik yang mendorong resistensi antibiotik.

“Langkah-langkah individu untuk mengurangi risiko bakteri resisten dikeluarkan oleh anjing termasuk mengubah pola makan menjadi makanan non-mentah atau mencari daging mentah berkualitas baik yang bisa dimasak, dan kemudian memasaknya,” kata Sealey.

“Sebagian besar makanan mentah yang dijual untuk dikonsumsi anjing tidak berkualitas untuk dimasak, dan dapat menyebabkan bahaya kesehatan yang serius bagi anjing jika dimasak,” katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement