JAKARTA – Setiap kali anak bertanya kepada ibu atau ayahnya, terkadang membuat kita tersenyum. Mengapa sih anak-anak suka sekali bertanya? Ada banyak rasa penasaran di otak mereka sampai mereka ingin tahu semuanya.
Dalam momentum Hari Anak Sedunia 20 November 2023, memasuki usia 2-5 tahun, anak cenderung memiliki banyak pertanyaan dan suka berpikir kritis. Mengapa demikian?
Dilansir dari Stanford Health, Minggu (20/11/2023), pada usia 2 tahun dan berlanjut hingga usia 5 tahun, anak memiliki pengalaman hidup yang terbatas dan otak yang berkembang pesat. Untuk memahami apa yang terjadi, secara alami anak sangat ingin tahu tentang segala hal. Hal ini, mengarah pada rasa haus untuk memahami sehingga pertanyaan "kenapa" terus terlontar.
Dengan bertanya "kenapa" merupakan cara anak untuk berusaha memahami yang mereka alami dalam kehidupan. Perilaku banyak bertanya dan berpikir kritis ini menandakan bahwa rasa ingin tahu anak berkembang pesat, juga anak ingin mengetahui berbagai hal dengan mencari jawabannya pada orangtua.
BACA JUGA:
Untuk menjawab pertanyaan "kenapa" yang bertubi-tubi ini, orangtua dapat meresponsnya dengan berbagai hal. Misalnya dengan kembali bertanya kepada anak tentang bagaimana menurut mereka. Pertanyaan ini dapat mengembangkan daya berpikir kritis pada anak.
Terkadang, tidak apa-apa untuk mengakui bahwa kamu tidak tahu jawaban pertanyaan anak yang sulit. Lalu, ajak anak untuk mencari tahu jawaban itu bersama dengan membaca buku atau mencari tahu di internet. Hal ini mendorong daya kembang anak untuk belajar.