Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesan Nadiem Makarim untuk Juara GSI 2023: Jadilah Harapan Bangsa

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Senin, 30 Oktober 2023 |10:37 WIB
Pesan Nadiem Makarim untuk Juara GSI 2023: Jadilah Harapan Bangsa
Lampung menjadi juara GSI 2023 (Foto: Kemendikbudristek)
A
A
A

 

JAKARTA - Provinsi Lampung membuktikan daerahnya sebagai pencetak bibit unggul dalam bidang sepakbola. Gala Siswa Indonesia (GSI) 2023 telah selesai digelar. Kompetisi tersebut berhasil dimenangkan oleh Provinsi Lampung sebagai juara pertama.

Juara disusul Provinsi Jawa Tengah di posisi kedua, Provinsi D. I. Yogyakarta pada posisi ketiga, dan Provinsi DKI Jakarta di posisi keempat. Sementara itu, untuk pemenang Gala Siswi Indonesia adalah Juara I diraih Provinsi DKI Jakarta dan Juara II diraih Kota Bekasi. Adapun Tim Fair Play Gala Siswa Indonesia adalah Provinsi D. I. Yogyakarta.

 BACA JUGA:

Berikutnya, untuk pemain penyerang terbaik adalah Farrel Taraka Putra (Jawa Tengah), pemain bertahan terbaik adalah Fadhil Adgha (D. I. Yogyakarta), pencetak gol terbanyak adalah M. Dhimas Aditya Wibowo (Jawa Timur), gelandang terbaik adalah Sagara Ibrahim (DKI Jakarta), serta pelatih terbaik adalah Dwi Iswandi (Lampung).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengucapkan selamat karena telah berhasil melaju ke tingkat nasional sebagai langkah awal dalam menggapai prestasi yang lebih tinggi. Untuk menggapai cita-cita sebagai pesepak bola profesional, Nadiem mendorong para peserta GSI agar terus berlatih dan berkompetisi dengan sportif.

“Junjunglah tinggi persahabatan di antara sesama pemain dan jadilah harapan bangsa untuk membawa Indonesia pada kemajuan di masa depan khususnya di dunia sepak bola,” kata Nadiem dikutip Senin (30/10/2023).

 BACA JUGA:

Peran Pendidikan Lahirkan Talenta Sepak Bola

Dalam arahannya, Nadiem mengatakan, salah satu kunci perwujudan talenta berbakat adalah kualitas ekosistem pembinaan yang berkualitas dan berkelanjutan. GSI tingkat SMP sebagai implementasi atas Instruksi Presiden tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional merupakan upaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam menjaring pelajar Indonesia yang memiliki minat terhadap sepak bola.

“Saya yakin acara ini menjadi wadah yang melahirkan bibit-bibit sepak bola. GSI juga sebagai perwujudan semangat Merdeka Belajar dalam mengembangkan potensi dan minatnya,” tuturnya.

GSI adalah ajang kompetisi bidang olahraga di bidang sepakbola bagi para peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama yang diselenggarakan setiap tahun sekali secara berjenjang dan bertingkat sejak tingkat Kecamatan, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi hingga tingkat nasional. Ajang ini menjangkau 38 provinsi di seluruh Indonesia dan melibatkan Dinas Pendidikan dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan di daerah. Ajang GSI adalah salah satu ajang diantara 40 ajang talenta (di bidang riset-inovasi, seni-budaya, dan olahraga) yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

 BACA JUGA:

GSI diselenggarakan sebagai bagian implementasi dari Intruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional sekaligus implementasi kebijakan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan implementasi dari Manajemen Talenta Nasional (MTN) di bidang olahraga. Dalam hal ini GSI bertugas untuk mengidentifikasi bibit-bibit unggul talenta potensial untuk mendukung pencapaian olahraga prestasi sepakbola nasional melalui pembinaan atlet jangka panjang.

(Marieska Harya Virdhani)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement