JAKARTA - Muhammad Bintang Ramadhan, atlet muda dari SLB D YPAC Bali meluapkan kegembiraannya setelah berhasil merebut medali emas dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2023. Bintang merupakan siswa nasional peserta didik berkebutuhan khusus (02SN PDBK) tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI).
Bintang sejak lahir memiliki keterbatasan fisik. Seorang atletik muda ini kelahiran Denpasar, 4 Oktober 2007, pemuda ini tidak pantang menyerah dalam meraih mimpinya yaitu menjadi atlet dan mendapatkan medali emas.
Pada tahun 2019 merupakan titik awal bagi perjalanan Bintang menuju puncak prestasi tertinggi. Akhirnya, untuk pertama kalinya, kerja keras Bintang terbayarkan pada 02SN PDBK 2023.
Orangtuanya berasal dari Jawa Timur dan merantau ke Bali. Bintang lahir dan dibesarkan di Bali. Ayahnya, Ugik Sugiarto, bekerja sebagai agen sembako. Sementara, ibunya, Uliyani Rahayu adalah seorang ibu rumah tangga. Kedua orangtuanya selalu memberikan motivasi kepada Bintang agar jangan menyerah dengan keterbatasan.
Prestasi Bintang tentunya tak luput dari dukungan orang-orang terdekatnya. Mulai dari guru dan pelatihnya yang senantiasa mendukung Bintang untuk memiliki mental juara meskipun dalam keterbatasan.
Dengan duduk di atas kursi roda, Bintang mampu menjadi yang tercepat hingga meraih medali emas. Kerja keras Bintang akhirnya terbayarkan pada O2SN PDBK tahun 2023. Untuk pertama kalinya, ia berhasil meraih medali emas pada cabor atletik nomor lomba balap kursi roda dengan catatan waktu 24,08 detik.
“Sungguh saya sangat bahagia karena setelah sekian lama saya belum pernah mendapatkan medali emas, akhirnya saya mendapatkannya di tahun ini,” ujar Bintang dengan penuh haru.
“Keberhasilan ini adalah berkat dari doa dan dukungan orang tua dan keluarga. Lalu pihak sekolah yang selalu mewadahi saya untuk mendapatkan prestasi, dan juga pelatih-pelatih,” kata Bintang.
(Dani Jumadil Akhir)