“Yang berarti kualitas penelitian yang dilakukan di China telah benar-benar menaikkan mereka di tangga peringkat,” ucapnya.
Sementara itu, Amerika Serikat dan Inggris Raya, yang secara tradisional berkinerja kuat, telah mengalami sedikit penurunan peringkat. Akan tetapi penurunan tersebut tidak berarti semakin buruk. Ini juga merupakan indikator bahwa institusi lain di seluruh dunia sedang memperbaiki dan menutup kesenjangan.
BACA JUGA:
“Jadi, Anda tahu, pelari tercepat tetaplah pelari tercepat, tetapi ada orang lain yang menutup celah itu pada waktunya,” ujarnya.
Berdasarkan penelusuran Okezone di QS World Rank University 2024, setidaknya China harus puas masuk peringkat 50 besar. Ada 4 kampus yang masuk ke dalam peringkat 50 besar, masih kalah dengan kampus National University of Singapore (NUS) yang bertengger di posisi ke-8.