“Saya berharap perguruan tinggi yang mendapatkan amanah dalam proyek ini dapat disiplin secara mutu, waktu, dan integritas sehingga mampu mencapai output yang dituju,” ujarnya.
Direktur Kelembagaan Ditjen Diktiristek Lukman menjelaskan proyek kolaborasi PRIME STeP tidak hanya berdampak pada ekosistem pendidikan saja melainkan juga menghasilkan dampak yang luas, termasuk kepada pengembangan industri dan ekonomi.
Menurutnya, perguruan tinggi nantinya dapat menciptakan startup, membuka lapangan pekerjaan, serta berpendapatan dari layanan berbayar perusahaan rintisan yang sukses diinkubasi, paten, dan lisensi.
Selain itu STP juga akan memberikan manfaat bagi mahasiswa sebagai tempat melakukan beragam penelitian dan pengembangan serta mengembangkan ekosistem kewirausahaan.