Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SMK Muhammadiyah 1 Gresik Ciptakan Mesin Pendingin Bertenaga Surya untuk Bantu Nelayan

Agus Ismanto , Jurnalis-Senin, 09 Januari 2023 |11:19 WIB
SMK Muhammadiyah 1 Gresik Ciptakan Mesin Pendingin Bertenaga Surya untuk Bantu Nelayan
Siswa SMK Muhammadiyah 1 Gresik ciptakan alat pendingin untuk bantu nelayan/Agus Ismanto
A
A
A

GRESIK - Berniat membantu nelayan, sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 1 Gresik behrasil membuat mesin pendingin (cold storage) bertenaga surya hasil inovasi siswa sekolah di kawasan pesisir utara Gresik.

Hasil karya tersebut tidak kalah dibandingkan produk pabrikan karena lebih praktis, efisien, hemat energi, dan bisa dibawa ke mana-mana.

Mesin pendingin karya mereka ini menggabungkan teknologi terbarukan yaitu memanfaatkan tenaga surya dan listrik PLN (hybrid).

Meski terkesan sederhana, inovasi teknologi siswa SMK yang berada di pesisir utara Gresik ini dilengkapi dengan perangkat teknologi kekinian.

Sehingga dapat dikontrol menggunakan ponsel pintar (smartphone).

"Pembuatan mesin pendingin berawal dari keinginan membantu nelayan, petani tambak, dan pedagang ikan yang selama ini bergantung es batu untuk menyimpan dan mengawetikan ikan-ikannya," jelas Muhammad Ilham Maulana dan Achmad Mursyid sang kreator alat pendingin tersebut.

Mesin pendingin portabel ini diharapkan membantu nelayan meningkatkan kualitas ikan yang dihasilkan tanpa khawatir ikannya membusuk.

Pasalnta, es batu mudah mencair sehingga memengaruhi kualitas ikan. Menurut mereka, mesin produksi buatannya tidak jauh berbeda dengan produk pabrikan.

Karena menggunakan komponen kompresor, kondensor, evapurator, pipa kapiler, filter, thermostat, heater dan kipas.

"Inovasi teknologi siswa ini berlabel Freezmut, hasil kolaborasi berbagai jurusan di sekolah, di antaranya siswa jurusan teknik mesin, elektro, kelistrikan, broadcasting, dan akuntansi," ujar Afrizal selaku Guru Pembimbing.

Sementara Kepala SMK Muhammadiyah 1 Gresik, Mukromin Latif mengatakan berkat kecanggihan alat tersebut, karya siswa sekolah di pesisir utara Gresik berhasil meraih gelar juara pertama Lomba Gresik Inovasi Festival (Ginofest) yang digelar Bapeda Gresik.

Bahkan pada bulan Februari mendatang, karya inovasi ini akan mewakili Indonesia di ajang Inovasi Teknologi yang digelar di Malaysia.

Mesin pendingin karya siswa SMK telah mendapatkan pesanan dari berbagai pihak dengan harga jual bervariatif mulai dari Rp 2,5 juta untuk yang bertenaga listrik dengan kapasitas 220 liter.

Hingga Rp6 juta rupiah untuk hybrid dengan kapasitas 2 kuintal.

(Natalia Bulan)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement