JAKARTA – Lingkungan merupakan sesuatu yang harus manusia jaga. Namun, kerusakan lingkungan terus bertambah semakin parah.
Contoh masalah lingkungan yang terjadi saat ini adalah pemanasan global, perubahan iklim, polusi udara, dan lain sebagainya.
BACA JUGA:Dinilai Ramah Lingkungan, New York Setujui Jenazah Manusia Dibuat dalam Bentuk Kompos
Dari jenisnya, kerusakan lingkungan hidup dapat dibedakan berdasarkan faktor penyebab, yaitu kerusakan lingkungan akibat bencana alam dan eksploitasi manusia yang berlebihan.
1. Kerusakan Lingkungan karena Bencana Alam
BACA JUGA:Jokowi Minta Dana Lingkungan Hidup Tidak Dihajar ke Mana-mana!
Gempa bumi, letusan gunung berapi, tanah longsor, tsunami, kebakaran hutan, banjir, badai ekstrem, dan tornado merupakan bencana alam yang kerap terjadi di seluruh dunia.
Tak hanya dapat menghilangkan nyawa dan harta benda manusia, bencana alam juga dapat menyebabkan rusaknya lingkungan.
Contohnya kebakaran hutan yang dapat menggunduli hutan, gempa bumi yang bisa mempengaruhi pembentukan tanah, atau tsunami yang dapat merusak habitat alam.
2. Kerusakan Lingkungan karena Ulah Manusia
Mengutip dari Planning Tank, ada tiga jenis kerusakan lingkungan yang terjadi karena ulah manusia, yaitu pencemaran tanah, pencemaran air, dan pencemaran udara.
1. Pencemaran Tanah
Kerusakan lingkungan jenis ini dapat mengganggu hewan dan mikroorganisme yang berkontribusi besar terhadap keseimbangan ekologis.
Salah satu penyebab utama pencemaran tanah adalah pembuangan limbah yang tidak dapat diurai secara alami.
Contohnya, sampah bahan plastik, styrofoam, sisa logam, dan lain-lain. Sampah ini pun akan tetap bertahan di dalam tanah yang berdampak pada kesuburan tanah.
2. Pencemaran Air
Kerusakan lingkungan jenis ini biasanya disebabkan oleh pelepasan bahan berbahaya perairan.
Hal ini dapat terlihat dari industri yang membuang limbahnya sembarangan ke sungai dan danau.
Limbah tersebut seringkali tidak diolah dan mengandung bahan kimia berbahaya sehingga bisa menjadi racun bagi makhluk hidup yang mengonsumsinya.
Selain itu, membuang sampah sembarangan ke laut juga dapat mengganggu ekosistem laut.
3. Pencemaran Udara
Pencemaran udara merupakan penyumbang utama masalah pemanasan global dan emisi gas rumah kaca.
Dampak dari pencemaran ini memiliki reaksi yang berujung ke rusaknya ekosistem lain juga.
Kontributor utama polusi udara adalah emisi kendaraan dan industri.
Asap yang dilepaskan dari pembakaran bahan bakar fosil dalam kendaraan dan industri mengandung gas yang dapat merusak lingkungan.
Demikian penjelasan dari jenis-jenis kerusakan lingkungan hidup berdasarkan faktor penyebabnya.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik