Share

Apa Saja Penyebab Terjadinya Pemanasan Global?

Fatmawati, Okezone · Sabtu 03 Desember 2022 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 03 65 2719859 apa-saja-penyebab-terjadinya-pemanasan-global-Dc5NC2qc0Z.jpg Illustrasi freepik

JAKARTA – Apa saja penyebab terjadinya pemanasan global akan dibahas secara lengkap dalam artikel ini. Pemanasan global terjadi akibat adanya emisi gas rumah kaca yang menyelimuti Bumi dan memerangkap panas matahari.

Selain pemanasan global, hal tersebut juga berdampak pada perubahan iklim. Saat ini, dunia mengalami pemanasan tercepat dalam sejarah.

Berikut adalah penyebab dari terjadinya pemanasan global, mengutip laman Perserikatan Bangsa-Bangsa Indonesia, Sabtu (3/12/2022).

 (Baca juga: Ini Dampak yang Akan Terjadi Apabila Tidak Terdapat Gas Rumah Kaca di Atmosfer Bumi)

1. Pembuatan energi listrik melalui pembakaran bahan bakar

Hanya sekitar seperempat dari pembuatan energi listrik global yang dihasilkan dari angin, tenaga surya, dan sumber daya terbarukan lainnya. Sebagian besar kegiatan pembuatan energi listrik dan panas dengan membakar bahan bakar fosil.

Seperti batu bara, minyak, atau gas akan menghasilkan emisi global dalam jumlah yang cukup besar. Pembakaran tersebut menghasilkan karbon dioksida dan dinitrogen oksida, yaitu gas rumah kaca berbahaya yang menyelimuti Bumi dan memerangkap panas matahari.

2. Manufaktur barang

Industri manufaktur menjadi salah satu kontributor emisi gas rumah kaca terbesar di seluruh dunia. Hal ini disebabkan industri manufaktur menghasilkan emisi yang sebagian besar berasal dari pembakaran bahan bakar fosil untuk menghasilkan energi untuk pembuatan semen, besi, baja, elektronik, plastik, pakaian, dan berbagai jenis barang lainnya. Diantara sejumlah barang tersebut, menggunakan bahan baku dari bahan kimia yang berasal dari bahan bakar fosil seperti pembuatan plastik.

3. Penebangan hutan

Penebangan dan penggundulan hutan dan perubahan fungsi lahan lainnya merupakan seperempat dari penyumbang emisi gas rumah kaca global. Penebangan hutan akan menghasilkan emisi, karena pohon yang ditebang akan melepaskan karbon dioksida. Selain itu, fungsi hutan sebagai penyerap karbon akan membatasi kemampuan alam dalam mengurangi emisi di atmosfer jika dilakukan penggundulan hutan.

Follow Berita Okezone di Google News

4. Penggunaan transportasi

Sebagian besar kendaraan menggunakan bahan bakar minyak bumi. Hal inilah yang menyebabkan asap transportasi sebagai kontributor utama gas rumah kaca. Selain itu, tren menunjukkan bahwa akan terjadi peningkatan signifikan dalam penggunaan energi untuk transportasi pada tahun-tahun mendatang.

5. Produksi makanan

Rupaya, produksi makanan juga menghasilkan karbon dioksida, metana, dan gas rumah kaca lainnya, termasuk melalui penggundulan hutan dan pembersihan lahan untuk pertanian dan penggembalaan, gas dari sapi dan domba, produksi dan penggunaan pupuk dan pupuk kandang untuk bercocok tanam.

serta penggunaan energi untuk menjalankan peralatan pertanian atau perahu nelayan yang biasanya menggunakan bahan bakar minyak bumi. Selain itu, pengemasan dan pendistribusian makanan juga menghasilkan emisi gas rumah kaca.

6. Pemakaian energi berlebih

 

Penggunaan energi dalam kegiatan rumah tangga seperti pakaian, alat elektronik, dan plastik juga memiliki kontribusi dapat menyebabkan pemanasan global. Penggunaan energi secara berlebihan memiliki potensi yang besar pula atas kenaikan volume gas rumah kaca.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini