Share

Ini Dampak yang Akan Terjadi Apabila Tidak Terdapat Gas Rumah Kaca di Atmosfer Bumi

Rina Anggraeni, Sindonews · Jum'at 22 Juli 2022 18:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 22 624 2634671 ini-dampak-yang-akan-terjadi-apabila-tidak-terdapat-gas-rumah-kaca-di-atmosfer-bumi-uwhHVveN4z.jpg Ilustrasi (Foto:Freepik)

JAKARTA - Beberapa dampak yang akan terjadi apabila tidak terdapat gas rumah kaca di atmosfer Bumi. Salah satunya adalah panas dari matahari akan kembali dipantulkan dengan bebas ke luar angkasa sehingga suhu bumi akan turun signifikan.

Matahari sebagai pusat tata surya mengirimkan sinarnya menuju bumi dan dibelokan lagi sebagianya keluar angkasa oleh atmosfer.

Lalu sebagiannya lagi masuk ke bumi sebagai suatu negeri radiasi infra merah kemudian dipantulkan kembali. Nah, radiasi yang masuk ke dalam atmosfer ini kemudian disebut sebagai efek rumah kaca.

Saat ini, pemanasan global terjadi karena adanya konsentrasi gas rumah kaca yang tertahan di udara seperti CO2 dan chlorofluorocarbon

Gas ini dihasilkan dari tindakan manusia dan kegiatan industri yang terus meningkat. Kegiatan pemanasan di bumi terus meningkat mengakibatkan dampak yang sangat serius seperti perubahan iklim, punahnya flora fauna tertentu, hama penyakit, lelehan es di kutub utara dan masih banyak lagi.

Efek rumah kaca atau biasa disebut sebagai green house effect dapat dimengerti sebagai kenaikan suhu drastis pada benda-benda di langit seperti bintang, bulan dan planet.

Peningkatan suhu secara drastis disebabkan karena adanya perubahan komposisi atmosfer yang melingkupi benda langit tersebut.

Sementara pemanasan global atau global warming merupakan meningkatnya suhu di bumi dikarenakan gas polutan yang mencemari udara.

Kenaikan konsentrasi gas dari hasil bahan bakar fosil seperti CO2 yang terperangkap di atmosfer mengakibatkan efek rumah kaca.

Karena adanya efek rumah kaca, panas matahari tetap terperangkap dalam atmosfer sehingga bumi mengalami pemanasan global.

Pemanasan global terus terjadi seiring dengan revolusi industri pada abad 18 yang mana bahan bakar fosil, minyak bumi dan batu bara.

Dampak geofisika seperti muka air laut yang mengalami peningkatan, lelehnya gunung es, meningkatnya volume curah hujan, perubahan iklim drastis, flora fauna tertentu punah dan sebagainya.

Kemudian dampak bagi aktivitas ekonomi sosial masyarakat seperti kawasan pesisir pantai terganggu, pengurangan produktivitas lahan pertanian, pemukiman penduduk, sarana prasarana terganggu dan resiko terjangkit berbagai penyakit.

Efek rumah kaca dan pemanasan global menjadi dua peristiwa yang berbeda tapi saling berkaitan. Pemanasan global disebabkan oleh efek rumah kaca karena panas matahari yang terperangkap di bumi.

(RIN)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini