Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Muhammadiyah Akomodasi Ribuan Siswa Non Muslim untuk Mengenyam Pendidikan

Widya Michella , Jurnalis-Jum'at, 04 November 2022 |10:13 WIB
Muhammadiyah Akomodasi Ribuan Siswa Non Muslim untuk Mengenyam Pendidikan
Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Imam Addaruqutni/Dok. PBNU
A
A
A

BALI - Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Imam Addaruqutni hadir sebagai pembicara dalam Forum Religion Twenty (R20) hari kedua di Nusa Dua, Bali, Kamis (3/11/2022).

Dalam kesempatan itu, Imam membantah jika Muhammadiyah beraliran fundamentalis dan radikal.

Hal ini terlihat dari upaya Muhammadiyah untuk meningkatkan taraf pendidikan ke semua kalangan, di antaranya memiliki 200 universitas yang mengakomodasi lebih dari 1000 mahasiswa non Muslim.

"Kami telah menjalankan dedikasi dalam visi dan misi kami, sekarang lebih dari 200 universitas (Muhamadiyah) di seluruh Indonesia, mengakomodasi 1.000-an non-muslim untuk mengejar pendidikan mereka," ujar Imam.

Lebih lanjut Sekjen Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini mengatakan jangkauan universitas Muhammadiyah juga meliputi kawasan Indonesia tengah, timur hingga sejumlah daerah dengan mayoritas non muslim lainnya.

Imam pun mencontohkan saat peristiwa kerusuhan 1998 silam. Universitas milik Muhammadiyah di Papua tak lepas dari penjagaan dan perlindungan masyarakat Kristen.

"Termasuk, di Nusa Tenggara sendiri universitas Muhammadiyah dijuluki sebagai CMU (Cristian Muhammadiyah University),"kata dia.

Dengan demikian, dirinya turut menyayangkan jika terdapat anggapan jika Muhamadiyah sebagai tempat tumbuhnya fundamentalis yang radikal dalam Islam.

Sehingga dia menegaskan bahwa Muhamadiyah sebagai salah satu pendiri negara Indonesia ini tidak pernah ingin mengubah landasan negara.

"Muhammadiyah menyatakan itu salah paham karena di Indonesia kita tidak pernah, selama 110 tahun Muhammadiyah berdedikasi dalam visi dan misinya tidak pernah berpikir untuk menerima agenda yang mengganti sistem negara kita,"tuturnya.

Sebagai informasi, Forum Agama G20 atau R20 digelar PBNU bersama Liga Muslim Dunia atau Muslim World League (MWL) di Nusa Dua, Bali, pada 2-3 November 2022.

Ada 338 partisipan yang terkonfirmasi hadir pada perhelatan R20, yang berasal dari 32 negara.

Sebanyak 124 berasal dari luar negeri. Forum tersebut menghadirkan 45 pembicara dari lima benua.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement