Share

Menag RI Ungkap Hari Ini Akan Mulai Renovasi Total Bangunan MTsN 19 yang Temboknya Roboh

Muhammad Farhan, MNC Portal · Jum'at 07 Oktober 2022 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 624 2682499 menag-ri-ungkap-hari-ini-akan-mulai-renovasi-total-bangunan-mtsn-19-yang-temboknya-roboh-0TiF6lJaml.jpg Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas/Muhammad Farhan

JAKARTA - Selepas kunjungan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ke bangunan sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19 Jakarta Selatan, Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas turut menyambangi sekolah tersebut.

Gus Yaqut meninjau lokasi guna memastikan tingkat kerusakan bangunan usia insiden banjir yang menerjang hingga merubuhkan tembok sekolah.

Saat meninjau bangunan MTsN 19 Jakarta tersebut, Yaqut menegaskan jajarannya langsung melakukan renovasi total mulai hari ini, Jumat (7/10/2022).

Ia menjelaskan hal ini dilakukan guna mengejar proses belajar mengajar agar kembali berjalan normal.

"Saya kira tidak ada pilihan ya, Hari ini kita akan mulai prosesnya (renovasi). Setelah selesai kan nanti kita lihat, tapi hari ini juga akan memulai prosesnya karena kasihan anak-anak juga," jelas Gus Yaqut kepada awak media di lokasi, Jumat (7/10/2022).

Terkait lokasi sementara belajar mengajar, Yaqut mengungkapkan pihaknya hendak berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Follow Berita Okezone di Google News

Ia menjelaskan ini dilakukan guna meminjam tanah dekat bangunan MTSN 19 Jakarta yang sekarang berdiri.

"Mungkin tanah sebelah itu saya tanya punya siapa, katanya punya provinsi, nanti kita juga akan urus mudah-mudahan pihak Pemprov DKI mau melepas tanahnya sehingga kita bisa dapatkan bangunan dengan posisi yang lebih baik," kata Yaqut.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melakukan kajian untuk mencari penyebab robohnya tembok tersebut.

Hasil kajian cepat BPBD DKI Jakarta menunjukkan bahwa tembok tersebut tak kuat menahan derasnya air.

"Peristiwa robohnya tembok itu diduga karena kehilangan kemampuan menahan volume genangan air dari luar sekolah yang terus naik oleh hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak pukul 14.00 WIB," kata Kepala Satuan Pelaksana Data Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta Michael dalam keterangan resminya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini