Share

Sekolah Tarik Iuran Jutaan Rupiah, Ombudsman Minta Uang Siswa Segera Dikembalikan

Arif Budianto, Koran Sindo · Jum'at 23 September 2022 18:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 624 2673833 sekolah-tarik-iuran-jutaan-rupiah-ombudsman-minta-uang-siswa-segera-dikembalikan-TggPIfw6Kj.jpg Ilustrasi pungli/Okezone

BANDUNG - Ombudsman Kantor Perwakilan Jawa Barat meminta agar pihak sekolah dan komite sekolah mengembalikan uang sumbangan yang telah telanjur dipungut kepada siswa, sambil menunggu revisi Pergub No 44/2022 tentang Komite Sekolah.

Penggunaan uang tersebut dikhawatirkan masuk tindakan mal administrasi.

"Segera hentikan dan umumkan untuk dikembalikan (uang sumbangan), sambil menunggu direvisi (Pergub). Uang itu harus dikembalikan lagi, karena ada peluang maladministrasi," kata Kepala Ombudsman Jabar Dan Satriana, Jumat (23/9/2022).

Hal itu disampaikan Ombudsman menanggapi laporan pemerhati pendidikan yang menduga telah terjadi upaya permintaan sumbangan bernilai jutaan rupiah dari Komite Sekolah kepada orang tua siswa.

Nilai iuran cukup fantastis antara Rp6-10 juta.

Ombudsman meminta pihak sekolah dengan kesadaran sendiri mengembalikan semua uang iuran yang telah dipungut kepada siswa.

Jangan sampai ada masyarakat yang melaporkan adanya pungutan dan Ombudsman sampai turun tangan.

"Kalau ada sekolah yang belum tahu, silahkan masyarakat melaporkan. Kami bantu dengan cepat. Kalau masih membangkang, kami akan bawa hingga level memberi saran dan rekomendasi kepada dinas terkait untuk ditindaklanjuti, " tegas dia.

Dia mengakui, aturan tentang uang sumbangan mesti ada aturan lebih rinci, paling tidak mengatur lebih pada hal operasional dari perencanaan hingga pelaksanaan.

Aturan itu penting untuk menghindari potensi mal administrasi.

"Pergub tentang Komite Sekolah dalam kacamata kami memang perlu diperbaiki. Karena ada potensi celah maladministrasi. Di mana disana dicantumkan adanya klasifikasi sumbangan. Padahal sumbangan mestinya sukarela. Tidak mengikat dan tidak ditentukan jumlahnya, " jelas dia.

Ombudsman, kata dia, menyambut baik rencana Dinas Pendidikan Provinsi Jabar yang akan mengajukan peninjauan kembali atau merevisi Pergub tersebut.

Hingga belum ada putusan atas Pergub itu, sekolah tidak boleh melakukan pungutan.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini