JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin berkesempatan bertemu dengan perajin tenun Palembang di sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (7/9/2022).
Wapres pun mengapresiasi pemilik perajin tenun tradisional Palembang “Dua Saudara”. Pasalnya, menurut keterangan sang pemilik, Zainab, usaha kerajinan tenun miliknya selain bertujuan untuk meneruskan warisan budaya juga untuk membantu anak-anak putus sekolah.
“Kami menyediakan pelatihan tenun untuk anak-anak putus sekolah atau yang tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” cerita Zainab pada Wapres dalam keterangan yang diterima.
Mengetahui hal ini, Wapres pun mengapresiasi dan mengharapkan usaha tenun tradisional miliknya semakin berkembang dan terus mencetak penenun-penenun muda.
“Ini penenun-penenun sekarang generasi barunya harus juga dikembangkan,” harapnya.
Di tempat ini dengan seksama, Wapres memperhatikan salah satu pekerja yang tengah menenun dengan alat tenun tradisional.
“Berapa lama untuk menyelesaikan satu lembar kain tenun?” tanya Wapres.
Menjawab pertanyaan Wapres ini, Zainab pun menjelaskan bahwa pembuatan satu lembar kain tenun dapat memakan waktu selama satu hingga dua bulan.
“Bisa satu setengah bulan Bapak, tergantung motif dan benangnya,” jawab Zainab.
Tidak hanya menyaksikan proses pembuatannya, Wapres juga terlihat membeli beberapa stel kain tenun Palembang bermotif Cantik-Manis dan Limar Papan Sekeping yang terpajang di stand tersebut.
Didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wapres kemudian melanjutkan peninjauan ke stand-stand produk lainnya.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik