Share

Mendikbud Tegaskan Keluarga Ekonomi Tak Mampu Miliki Akses Pendidikan Setara ke PTN

Carlos Roy Fajarta, · Rabu 07 September 2022 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 07 65 2662461 mendikbud-tegaskan-keluarga-ekonomi-tak-mampu-miliki-akses-pendidikan-setara-ke-ptn-6Qss5Iv41G.jpeg Peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-22 secara daring, Rabu (7/9/2022)/Istimewa

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tak mampu memiliki akses mendapatkan pendidikan setara dengan program Merdeka Belajar.

Hal ini disampaikannya dalam Merdek Belajar episode 22: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang disiarkan secara daring, Rabu (7/9/2022).

"Merdeka Belajar 2022 ini sangat besar dan dapat membawa kabar yang menggembirakan bagi murid, orang tua yang sedang merencanakan anaknya masuk ke PTN (Perguruan Tinggi Negeri)," ujar Nadiem Makarim.

Ia berharap dengan keberadaan program Merdeka Belajar khususnya untuk para pelajar SMA dari ekonomi tidak mampu bisa memiliki peluang yang setara dalam mengakses pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Semoga dengan jembatan kebijakan antara pendidikan menengah dan tinggi ini membuat seluruhnya lebih transparan, lebih demokratis, dan menjunjung tinggi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, lebih sederhana bagi murid agar bisa lebih fokus dan memiliki kesamaan untuk sukses apapun tingkat ekonomi mereka," ucap Nadiem Makarim.

Lebih lanjut Nadiem memastikan dalam regulasi terbaru Merdeka Belajar 2022 tidak ada ujian seleksi masuk yang diskriminatif bagi peserta didik dari ekonomi bawah.

"Seleksi masuk PTN tidak boleh diskriminatif dari keluarga tidak mampu secara ekonomi untuk menaruh anaknya di bimbel. Kita terapkan tes skolastik yang mengukur potensi kognitif, kemampuan bernalar, problem solving dan literasi mengerti logika badan teks bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, serta penalaran matematika. Jadi bukan hapalan," pungkas Nadiem Makarim.

Sebagaimana diketahui, dalam program Merdeka Belajar pada Rabu, 7 September 2022, Kemendikbudristek RI telah meluncurkan Merdeka Belajar episode 22: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Kebijakan tersebut diluncurkkan untuk menyelaraskan capaian pembelajaran di pendidikan dasar dan menengah dengan skema seleksi masuk PTN, mendorong proses pembelajaran di jenjang pendidikan dasar dan menengah yang lebih holistik.

Serta menghargai capaian pembelajaran peserta didik secara menyeluruh, menjaring calon mahasiswa berdasarkan potensi keberhasilan studi lanjut peserta didik, dan memberikan kesempatan yang inklusif, di mana calon mahasiswa bebas memilih program studi sesuai minat dan bakatnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini