Share

Sebanyak 9.458 Mahasiswa Baru Ikuti PKKBM UI yang Digelar Secara Hybrid

Natalia Bulan, Okezone · Selasa 09 Agustus 2022 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 65 2644679 sebanyak-9-458-mahasiswa-baru-ikuti-pkkbm-ui-yang-digelar-secara-hybrid-4xJhECvUcP.jpg Mahasiswa baru ikut PKKBM UI/Antara

DEPOK - Sebanyak 9.458 mahasiswa baru (maba) mengikuti Pengenalan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Indonesia (UI) tahun 2022, sebagian mahasiswa hadir secara luring di Balairung UI Depok, Jawa Barat.

Rektor UI, Profesor Ari Kuncoro berpesan agar para maba ini memaksimalkan peluang emas bagi masa depan mereka untuk belajar, berprestasi, mengabdi, mengembangkan talenta, minat, dan bakat.

Profesor Ari Kuncoro mengatakan bahwa UI adalah kampus bersejarah, didirikan pertama kali oleh Hindia Belanda pada tahun 1849.

Sejak awal mula berdiri di Tanah Air, UI telah banyak berkontrbusi, merawat, dan membesarkan Indonesia Raya.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Profesor Dr. rer. nat. Abdul Haris mengatakan para mahasiswa baru tersebut terdiri dari 8.021 mahasiswa program sarjana (S1 Reguler, S1 Paralel, dan S1 Kelas Internasional) dan 1.437 mahasiswa program pendidikan vokasi (D3 dan D4).

Mereka diterima melalui jalur SNMPTN, PPKB, Talent Scouting, SBMPTN, SIMAK UI, dan Jalur Prestasi.

Kegiatan yang mengusung tema “Mahasiswa UI Satu Karena Beda” itu dilaksanakan secara hybrid dan akan berakhir pada 25 Agustus 2022.

Pemilihan tema tersebut bertujuan mempersatukan dan menginternalisasi diri para mahasiswa baru menjadi anggota sivitas UI.

"Tema ini dipilih karena UI adalah sebuah miniatur Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa, ras, dan agama. Melalui tema tersebut, kami menginginkan dan mendidik mahasiswa UI menjadi individu yang manusiawi, inklusif, dan toleran," ujarnya dikutip dari Antara, Selasa (9/8/2022).

PKKMB UI merupakan rangkaian aktivitas penyambutan dan pembekalan mahasiswa baru UI guna memperkenalkan sistem akademik dan ekstrakurikuler yang ada di kampus beserta sistem, metode, dan pendekatan yang digunakan.

"Kegiatan ini sekaligus menjadi masa orientasi dan masa transisi dari siswa menjadi mahasiswa, dari belajar SMA menjadi insan akademik perguruan tinggi. Kami menghadirkan para pembicara hebat, alumni yang saat ini menjabat sebagai menteri, pimpinan, dan pembuat keputusan bangsa ini yang menginspirasi para mahasiswa baru," ujar Profesor Abdul Haris.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini