JAKARTA - Perjuangan Soekarno hingga Jenderal Soedirman ‘abadi’ di luar negeri bakal diulas dalam artikel ini. Jasa mereka tidak pernah dilupakan sepanjang massa.
Pasalnya Soekarno dan Jendral Soedirman punya sejarah yang membuat Indonesia bisa merdeka. Presiden pertama Republik Indonesia ini bernama Soekarno, atau mungkin kita lebih akrab mendengar panggilan Bung Karno. Soekarno lahir di Blitar pada 6 Juni 1901. Masa kecil Soekarno hanya beberapa tahun hidup bersama orang tuanya di Blitar. Semasa sekolah dasar hingga tamat, Soekarno indekos di rumah Haji Oemar Said Tjokroaminoto (HOS Tjokroaminoto) yang merupakan politisi kawakan pendiri Syarikat Islam.
Sedangkan, Jendral Besar TNI Soedirman merupakan seorang perwira tinggi Indonesia pada masa Revolusi Nasional Indonesia. Sebagai panglima besar Tentara Nasional Indonesia pertama, ia adalah sosok yang dihormati di Indonesia.
Banyak kisah perjuangan yang ditorehkan pria kelahiran Purbalingga, 24 Januari 1916 tersebut. Seperti saat memimpin perjuangan kemerdekaan meskipun dirinya sedang sakit dan lain sebagainya
Perjuanga Soekarno hingga Jenderal Soedirman ‘abadi’ di luar negeri tidak hanya dikenang di negara Indonesia sendiri tetapi juga di negeri tetangga. Salah satu pahlawan yang namanya abadi hingga luar negeri adalah Soekarno dan Jenderal Soedirman.
Hal itu diungkapkan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan bahwa Turki menjadi negara keempat yang menggunakan nama Ir Soekarno sebagai nama jalan. Selain Turki, tiga negara lainnya juga telah mengabadikan proklamator Indonesia ini sebagai nama jalan di negara mereka yaitu Maroko, Mesir dan Pakistan.
Salah satu jalan di ibu Maroko, Rabat, diberi nama “Rue Soekarno” yang disahkan oleh Soekarno langsung pada tanggal 2 Mei 1960.
Mesir merupakan salah satu negara mayoritas Islam dan saat berkunjung ke negara tersebut, Soekarno kerap kali disebut Ahmed atau Ahmad Soekarno. Penamaan jalan tersebut dilakukan langsung oleh Abdul Nasser Presiden Mesir.
Hubungan baik antara Indonesia dan Pakistan mengantarkan nama bapak Presiden Indonesia dijadikan nama dua buah plaza di Kota Lahore dan Peshawar.
Nama Raden Soedirman atau dikenal sebagai Jenderal Soedirman tidak hanya harus di tanah kelahirannya sendiri. Jasa Jenderal Soedirman sebagai panglima tempur dan pernah bergabung dengan PETA sangat besar dalam mengusir musuh dari tanah Jawa.
Bergabungnya Jenderal Soedirman dengan PETA yang disponsori oleh Jepang membuat namanya turut diabadikan di negeri bunga sakura tersebut. Patung Jenderal Soedirman dibangun setinggi 4 meter di depan Kementerian pertahanan Tokyo.
Bahkan pada 17 Agustus, sekelompok masyarakat Jepang akan mengadakan upacara kecil dan peletakan karangan bunga di depan patung tersebut. Upacara tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa terimakasih atas jasa Jenderal Soedirman selama ini.
Perjuangan Soekarno hingga Jenderal Soedirman ‘abadi’ di luar negeri akan terus dikenang sepanjang masa.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik