Share

Tahapan Pendidikan Menjadi Seorang Pilot Wanita, Pahami Agar Lolos!

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Kamis 04 Agustus 2022 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 624 2641906 tahapan-pendidikan-menjadi-seorang-pilot-wanita-pahami-agar-lolos-sXcjzBK5Km.jpg Foto Pilot Wanita (Foto: Instagram)

JAKARTA - Ada tahapan pendidikan menjadi seorang pilot wanita menarik untuk dibahas. Profesi pilot memang identik dengan kesan keras, kuat, dan tangguh, sehingga banyak yang merasa profesi ini hanya cocok untuk para pria.

Nyatanya, para wanita pun juga bisa mengemban profesi ini. Bahkan popularitas pilot wanita telah tumbuh secara besar-besaran sejak tahun 1970-an.

Syarat utama menjadi pilot wanita tentunya memiliki fisik yang kuat. Mereka juga harus menempuh sekolah penerbangan terlebih dahulu untuk mendapatkan pendidikan khusus serta lisensi sebagai pilot, Ada dua bentuk instansi yang bisa dipilih, yakni Sekolah Tinggi ataupun Akademi Penerbangan. Syaratnya berbeda-beda setiap sekolah, tapi secara umum sebagai berikut:

1. Lulus pendidikan formal tingkat menengah atas/sederajat

2. Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 23-26 tahun

3. Tinggi badan minimal 165 cm

4. Tidak buta warna, bebas narkoba, dan tidak memiliki riwayat penyakit kronis.

5. Tidak menggunakan kacamata

6. Maksimal Minus -3.00, Silindris C -1.00

7. Tidak memilki tato yang terlihat

8. Lajang atau belum menikah

9. Memiliki skor TOEIC (Test of English for International Communication) minimal 400

10. Lolos medex (medical examination) 1 atau 2 berupa cek laboratorium, tes audiometri, cek gigi, cek mata, rontgen, ECG, dan EEG

11.. Kelengkapan surat dan dokumen, isinya tergantung kebijakan instansi

Yang perlu diperhatikan juga adalah durasi seleksi. Saking banyaknya tahapan seleksi calon pilot, seluruh prosesnya bisa memakan waktu sampai sekitar satu tahun.

Jadi, atur jadwal Anda sebaik-baiknya selama proses ini karena Anda perlu mempersiapkan diri untuk belajar dan menjaga kondisi psikis agar tetap prima.

 Tahapan pendidikan pilot wanita

 1. Seleksi awal taruni

Setelah mendaftar dan melengkapi berkas, Anda tidak serta merta diterima sebagai taruni. Ada beberapa tes yang harus dijalani terlebih dahulu berupa:

 - Tes potensi akademik

 - Tes kemampuan dasar

 - Tes kebugaran

 - Tes teori penerbangan

- Tes bakat terbang

 - Wawancara. 

2. Ground school

Calon pilot wanita yang lolos seleksi awal akan memasuki tahapan ground school. Artinya, Anda akan mendapat pembekalan berupa teori terlebih dahulu sebelum mulai berlatih menerbangkan pesawat. Ilmu-ilmu dasar yang akan Anda dapatkan di antaranya:

- Aircraft System and Component, mempelajari cara kerja dan sistem komponen mesin pesawat

- Airframe and Aircraft System, mempelajari airframe yang digunakan pesawat

- Rules and Regulation, aturan dasar menjadi pilot, biasanya membahas CASR 61 tentang Licencing - Pilot Instructor dan CASR 91 tentang General Operasi Principle of Flight (Aerodynamics), mempelajari prinsip terbang pesawat

- Navigasi, mempelajari instrumen navigasi untuk menerbangkan pesawat

- Radio Telephony, mempelajari tata cara menyampaikan informasi kepada tower atau ATC sesuai standar

- Navigasi, mempelajari navigasi yang sangat penting untuk penerbangan

- Meteorology, mempelajari tentang cuaca, awa, serta analisa dampaknya terhadap penerbangan.

- Human factor, mempelajari tingkah laku, kemampuan, dan keterbatasan manusia serta karakteristik mengenai perancangan peralatan, mesin, sistem, pekerjaan dan lingkungan untuk menghasilkan keamanan, kenyamanan dan efektivitas dalam penggunaanya.

3. Simulasi dan solo flight

Setelah 3-5 bulan menjalani ground school, calon pilot akan mulai melakukan simulasi terbang dengan didampingi professional flight instructor.

Dalam simulasi Anda akan menerapkan teori yang telah dipelajari sebelumnya sesuai dengan kondisi yang dihadapi.

Jika fase simulasi sudah selesai, nantinya akan ada praktek lapangan dengan dan tanpa instruktur. Pada tahap ini calon pilot sudah mulai menabung jam terbang sebagai tolak ukur pengalaman untuk melamar pekerjaan di maskapai penerbangan.

4. Lisensi penerbangan

Sebagai calon pilot, Anda akan mengantongi Student Pilot License (SPL). Namun lisensi tersebut hanya bisa digunakan untuk pendidikan, bukan untuk lisensi pilot profesional.

Oleh sebab itu, ketika pendidikan sudah selesai dan jam terbangmu cukup, ada tes lainnya yang harus diikuti untuk mendapat lisensi terbang. Lisensi terbang sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, yakni:

- Private Pilot License (PPL) 

- Commercial Pilot License (CPL)

- Instrument Rating (IR)

- Multi-Engine Rating (MER)

- Airline Transport Pilot License (ATPL)

- Type Rating (TR).

Demikian penjelasan mengenai tahapan pendidikan menjadi seorang pilot wanita.

(RIN)

1
6

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini