Kepala Sekolah SDN 1 Kalukubula Putria mengemukakan perpustakaan digital dapat dimanfaatkan siswa maupun siswi tidak hanya saat berlangsungnya jam pelajar di sekolah.
"Jika misalnya ada guru kelas menambah jam mata pelajarannya seperti contoh kelas 6, biasanya butuh jam belajar tambahan atau les, sehingga perpustakaan bisa digunakan karena tidak hanya membaca buku secara fisik tapi juga secara daring," juar Putria.
Menurut dia, menghadirkan perpustakaan digital merupakan salah satu agenda penting yang sudah seharusnya dilakukan secara masif, untuk menciptakan generasi emas yang berkualitas lewat berbagai gerakan literasi.
Akan tetapi, meningkatkan budaya literasi pada anak-anak bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan maupun sekolah, melainkan juga tanggung jawab keluarga serta lingkungan masyarakat.
"Perpustakaan dalam model digital perlu dalam mendukung kegiatan pendidikan, dan harus diperbanyak lagi, agar anak-anak lebih siap menghadapi arus informasi," jelas Putria.
(Natalia Bulan)