Share

Mendikbudristek Resmi Melantik Rektor Unesa untuk Periode 2022-2026

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 01 Juli 2022 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 65 2621970 mendikbudristek-resmi-melantik-rektor-unesa-untuk-periode-2022-2026-ce3K2suaaV.jpg Mendikbudristek Nadiem Makarim lantik rektor Unesa, Cak Hasan, Kamis (30/6/2022)/Dok. Unesa

SURABAYA - Profesor Dr. Nurhasan, M.Kes. resmi kembali memimpin Universitas Negeri Surabaya (Unesa) selama empat tahun ke depan untuk periode 2022-2026.

Bersama sejumlah pejabat lingkungan Kemendikbudristek lainnya, Cak Hasan sapaan akrab sang rektor ditetapkan dan dilantik langsung oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, Kamis (30/6/2022).

Dikutip dari laman resmi Unesa, Nadiem Makarim mengingatkan kepada seluruh pejabat bahwa sumpah yang baru saja diucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia, tanggung jawab memelihara Pancasila dan UUD 1945 serta tanggung jawab terhadap kecerdasan dan kesejahteraan rakyat.

“Saya yakin, Bapak dan Ibu memiliki semangat yang tinggi untuk menjadi garda depan program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM),” ujarnya.

Saat ini, Kemendikbudristek sudah merilis 21 episode merdeka belajar yang menyentuh semua jenjang pendidikan.

Transformasi sistem pendidikan untuk mengakselerasi kualitas pembelajaran adalah tujuan besar dari kebijakan merdeka belajar.

Semua upaya yang dilakukan harus didasarkan pada upaya pemenuhan kebutuhan peserta didik akan pendidikan yang bermutu dan relevan.

Pemerataan akses pendidikan untuk anak di seluruh penjuru Indonesia adalah kunci keberhasilan merdeka belajar.

“Kepada Rektor UNESA dan rektor kampus lainnya dapat terus melanjutkan iklim pendidikan tinggi yang memacu kreativitas dan inovasi dengan mengimplementasikan program MBKM di kampus yang Bapak-Ibu pimpin,” harapnya.

Pasca-pelantikan, Cak Hasan berterima kasih kepada Kemendikbudristek dan civitas academica UNESA karena sudah kembali memberikan amanah untuk memimpin UNESA ke depan.

Menurutnya, menjalankan amanah tidaklah mudah. Namun, dengan dukungan semua pihak, UNESA bisa menunjukkan mutunya di tingkat nasional bahkan internasional.

“Ke depan tentu capaian-capaian selama ini akan terus ditingkatkan baik level nasional maupun dunia. Ini sesuai dengan visi yang saya sampaikan beberapa waktu lalu yaitu mewujudkan PTNBH UNESA yang tangguh, adaptif dan bereputasi internasional,” ucapnya.

Beberapa tahun terakhir, reputasi UNESA melejit. Mutunya meningkat tajam. Prestasi gemilang.

Dari sisi infrastruktur pun maju. Berbagai bangunan dan fasilitas berhasil diselesaikan seperti rektorat, student center, graha unesa, pascasarjana, laboratorium doping, gedung seni dan desain, gedung FEB, dan UKM center.

Adapun yang saat ini sedang proses adalah gedung Biologi, Gedung Bahasa dan Seni, Sport Science Integrated Laboratorium, parkir terpadu, gedung kedokteran olahraga, gedung psikologi olahraga, dan PSDKU Kampus Unesa Magetan.

Beberapa program dan pembangunan serta target lain ke depan, kata Cak Hasan akan terus diraih dan dicapai.

Ranking nasional dan internasional pun ditingkatkan lewat beberapa misi, di antaranya; meningkatkan penyelenggaraan pendidikan akademik, vokasi, profesi yang unggul, kreatif, adaptif, dan kolaboratif untuk menghasilkan SDM yang berkarakter dan kompetitif; meningkatkan tata kelola penyelenggaraan perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan adaptif berbasis entrepreneur, dan meningkatkan kualitas SDM yang kreatif dan adaptif dalam rangka mewujudkan layanan akademik dan non akademik yang berkualitas.

Selain itu, peningkatan income generating dalam rangka penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi dan kesejahteraan sivitas Unesa; peningkatan jejaring dan kerja sama dalam dan luar negeri; peningkatan inovasi dalam rangka pengembangan perguruan tinggi yang kompetitif dan bereputasi, dan peningkatan kuantitas dan kualitas sarana prasarana serta realisasi kampus berwawasan pendidikan kewirausahaan (Edupreneurial University) menuju perguruan tinggi mandiri dan berdaya saing global.

“Misi tersebut saya jabarkan dalam 22 program kerja mulai dari kurikulum berbasis KKNI dan OBE untuk semua prodi, peningkatan kualitas layanan akademik, vokasi, dan profesi, peningkatan kerja sama baik dalam dan luar negeri, hingga peningkatan budaya akademik dan pengembangan SDM melalui studi lanjut dan pelatihan,” tutupnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini