Share

Mensos Akan Bangun Sarana Pendidikan hingga Program Pemberdayaan di Pulau Bertam Batam

Widya Michella, MNC Media · Rabu 08 Juni 2022 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 08 624 2607977 mensos-akan-bangun-sarana-pendidikan-hingga-program-pemberdayaan-di-pulau-bertam-batam-hHfYNcYVDA.jpg Menteri Sosial Tri Rismaharani kunjungan kerja di Pulau Bertam, Batam Selasa (7/6/2022)/Dok. Kemensos

BATAM - Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Pulau Bertam, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, diketahui pulau terluar itu masih perlu sentuhan pembangunan, pasalnya keterbatasan akses di sana membuat pelayanan kebutuhan dasar sulit disediakan.

Dalam kesempatan itu, Tri Rismaharini bertemu dengan para tokoh dan mendapatkan banyak masukan.

Tri Rismaharini menyatakan kehadirannya di sana adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat dengan sejumlah program, satu di antaranya adalah menyediakan sarana pendidikan.

"Sementara saya akan pasang tower di 3 pulau. Anak-anak belajar di sekolah cabang yang ditunjuk Pak Wali Kota. Anak-anak sekolah di sini dengan bantuan sarana internet. Itu seperti Suku Anak Dalam di Jambi," kata Mensos dikutip dalam keterangan resminya, Rabu (8/6/2022).

Untuk memfasilitasi kegiatan belajar, Mantan Wali Kota Surabaya ini akan membangun fasilitas berupa bangunan sederhana.

"Nanti guru mungkin akan datang 2 bulan sekali untuk mengajar secara tatap muka,"ujar Mensos.

Kemudian dalam kunker tersebut adanya tantangan ketersedian energi sebagai kebutuhan dasar dan warga setempat telah menginisiasi alat pengolahan sampah menjadi BBM.

Mensos pun mengapresiasi inisiatif ini dan meminta warga untuk mendirikan koperasi.

"Di tempat lain ada yang namanya bank sampah. koperasi itu nanti akan membeli sampah plastik , ditimbang, digunakan dan akan diolah menjadi bahan bakar. Nanti dipakai sendiri untuk kapalnya bapak ibu sekalian. Bukan untuk dijual,"ujarnya.

Kemudian guna memastikan bank sampah berjalan dengan baik, Mensos akan mengirim perwakilan 3 orang dari masyarakat lokal untuk datang ke Jakarta atau ke Surabaya untuk mempelajari pengelolaan bank sampah di sana.

"Di Surabaya setiap kampung ada bank sampah," tutur dia.

Selain dari Bank Sampah, kebutuhan energi juga akan dipasok dari tenaga surya (solar cell).

Selanjutnya, Mensos juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk mengecek apakah ibu-ibu setempat sudah mendapatkan program pemberdayaan.

Mensos meminta mereka agar didata dan dipertimbangkan mendapat bantuan sosial PKH.

"Saya juga akan menurunkan tim untuk memberikan pelatihan bagi para ibu-ibu membuat sesuatu dan kami akan ajarkan bagaimana cara menjualnya," katanya.

Kemudian untuk pengelolaan kualitas lingkungan, Mensos turut memastikan dibangunnya suatu sistem pengelolaan limbah rumah tangga termasuk tinja dengan merangkul alumni Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dengan demikian, Pulau Bertam diharapkan dapat semakin bersih dan mendukung pembangunan pariwisata.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini