JAKARTA - Sistem kepartaian Indonesia sudah lahir di era penjajahan Belanda. Saat itu Indonesia masih bernama Hindia Belanda.
Pada masa penjajahan Belanda itu adalah periode pertama lahirnya partai politik di Indonesia yang menandai keadaan kesadaran nasional.
BACA JUGA:Partai Gerindra Resmi Pecat M Taufik sebagai Kader
Saat itu semua organisasi yang bertujuan sosial seperti Budi Utomo dan Muhammadiyah. Aatau yang berazaskan politik agama dan sekuler seperti Serikat Islam, PNI, dan Partai Katolik ikut memainkan peranan dalam pergerakan nasional untuk Indonesia merdeka.
Kehadiran partai politik saat itu adalah manifestasi kesadaran nasional untuk mencapai kemerdekaan untuk bangsa Indonesia.
Dewan Rakyat didirikan kemudian beberapa partai diteruskan di dalam badn ini. Di tahun 1939 benar beberapa fraksi di dalam Dewan Rakyat yaitu Fraksi Nasional di bawah pimpinan M. Husin Thamrin, Perhimpunan Pegawai Bestuur Bumi Putera (PPBB) di bawah pimpinan Prawoto dan Indonesische Nationale Groep di bawah pimpinan Muhammad Yamin.
Namun, ketika Jepang menduduki Indonesia, semua keaktifan partai politik dilarang.