Share

Simak Perbedaan Antara Pasar Abstrak dan Pasar Konkret dan Contohnya

Asthesia Dhea Cantika, MNC Portal · Jum'at 27 Mei 2022 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 27 624 2601209 simak-perbedaan-antara-pasar-abstrak-dan-pasar-konkret-dan-contohnya-w5trKAdqL6.jpg Ilustrasi (Foto: MPI)

JAKARTA - Terdapat perbedaan antara pasar abstrak dan pasar konkret dan contohnya. Saat ini aktivitas ekonomi di sebuah negara tentunya akan terus mengiringi kehidupan masyarakat di dalamnya.

Perkembangan ekonomi yang semakin pesat, membuat banyak sekali aktivitas-aktivitas ekonomi yang bermunculan. Salah satunya pasar yang merupakan bagian sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang.

Perlu diketahui terdapat dua kategori pasar yakni abstrak dan konkret. Apalagi pasar merupakan sebuah wadah yang dijadikan sebagai tempat pertemuan antara pemilik dana dengan calon konsumen, baik pertemuan itu dilakukan secara langsung maupun melalui perantara serta dilakukan dalam jangka yang tidak terlalu lama

Berikut perbedaan antara pasar abstrak dan pasar konkret dan contohnya yang dirangkum Okezone:

1. Pasar Abstrak

Pasar Abstrak tempat bertemunya penjual dan pembeli dalam melakukan kegiatan transaksi barang maupun jasa yang tidak dapat dilihat atau bersifat tidak nyata. Contoh sederhananya yaitu seperti pasar uang, yang merupakan buah dari pesatnya perkembangan teknologi informasi.Contoh dari pasar ini yakni bursa saham yang memperdagangkan banyak saham dari perusahaan-perusahaan yang telah dimulai secara umum.

2. Pasar Konkret

Pasar konkret adalah jenis pasar yang pembeli dan penjual bertemu secara langsung untuk mengadakan transaksi jual beli barang atau jasa. Umumnya, di pasar ini barang yang diperjualbelikan ada di tempat, terdapat tempat untuk menyimpan barang, barang yang dibeli dapat langsung dibawa pulang dan barang yang dijual berupa barang kebutuhan pokok.

Contohnya, pasar sayur-mayur, artinya di pasar ini barang yang dijual berupa sayuran, seperti wortel, kentang, kubis, bayam, sawi, kembang kol, tomat, buncis, kacang-kacangan, palawija, dan sebagainya. Lalu, ada pasar daging dan telur, adalah pasar yang menjual berbagai kebutuhan pokok berupa lauk daging, seperti daging ayam, daging sapi, daging kambing, dan sebagainya

Serta pasar tradisional pada umumnya,adalah pasar yang menjual berbagai kebutuhan pokok, contoh pasarnya: Pasar Beringharjo (Yogyakarta), Pasar Klewer (Solo), Pasar Johar (Semarang), Pasar Apung (Samarinda, Balikpapan, Martapura, Palangka Raya), dan sebagainya.

Demikian perbedaan antara pasar abstrak dan pasar konkret dan contohnya yang perlu diketahui.

(RIN)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini