Share

Inovasi Kreatif Tiga Mahasiswa ITS Ciptakan Ide Bisnis Abon dari Kulit Pisang

MNC Media, · Selasa 10 Mei 2022 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 10 65 2591821 inovasi-kreatif-tiga-mahasiswa-its-ciptakan-ide-bisnis-abon-dari-kulit-pisang-2U0MxAbSHJ.jpg Tiga mahasiswa ITS penggagas abon dari kulit pisang/its.ac.id

SURABAYA - Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ciptakan inovasi produk makanan yang unik.

Mereka menciptakan abon kulit pisang yang memiliki efek anti depresi dan tersedia dalam berbagai rasa yang enak.

Mengutip laman resmi ITS pada Selasa (10/5/2022), Fadhila Rosyidatul Arifah sebagai ketua tim menjelaskan bahwa ia dan timnya memilih kulit pisang sisa industri makanan berbahan baku pisang.

"Kami melakukan seleksi terhadap kulit pisang yang akan digunakan sehingga memiliki nutrisi yang baik, masih segar, dan layak diolah," jelas Fadhila.

Mahasiswa Departemen Teknik Material ini juga mengungkapkan alasan lain mereka memilih bahan baku ini.

Diketahui, kulit pisang mengandung banyak nutrisi, seperti serotonin.

Kandungan yang disimpan dalam bentuk vitamin B6 ini sendiri mampu mengurangi efek depresi.

Agar dapat menggaet target pasar yang luas, mereka menginovasikan abon kulit pisang dengan berbagai rasa.

Rasa yang tersedia seperti coklat, red velvet, matcha, rumput laut, ayam, sapi, dan ikan bakar.

"Dengan banyaknya rasa yang tersedia, S&S Abon diharapkan mampu bertahan dengan banyaknya selera konsumen," tambah Fadhila.

Mereka juga memikirkan aspek pengemasan S&S Abon.

Porduk dikemas menggunakan kemasan ziplock berhias gambar maskot S&S Abon dengan warna menari.

S&S Abon juga dibanderol dengan harga yang relatif terjangkau yaitu Rp 10 ribu untuk kemasan 100 gram.

Gambaran judul ide bisnis S&S Abon dipresentasikan dalam kompetisi Business Modal Canvas yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya.

Untuk pemasarannya, tim ini berencana untuk memanfaatkan media penjualan dari dan sosial media.

Inovasi ini berhasil mengantarkan Fadhila dan dua temannya, Intan Mey Setyaningum dari Teknik Fisika, dan Sri Irna Solihatun Ummah dari Departemen Matematika, menyabet medali perak dalam Business Modal Canvas Competition (BMCC).

Ke depannya, tim yang dibimbing Erna Septyaningrum ST MT, ini berharap produk ini dapat diuji lebih lanjut dan dapat diedarkan ke pasaran.

"Harapannya, produk ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan dapat dipasarkan dalam skala nasional hingga internasional," tandasnya

(bul)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini