Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Interaksi Sosial Disosiatif Dibagi 4, dari Persaingan hingga Pertikaian

Zahra Larasati , Jurnalis-Jum'at, 06 Mei 2022 |10:10 WIB
Interaksi Sosial Disosiatif Dibagi 4, dari Persaingan hingga Pertikaian
Interaksi sosial disasosiatif. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Interaksi sosial disosiatif merupakan salah satu bagian dari ilmu interaksi sosial. Selain interaksi sosial asosiatif, ada juga yangf disosiatif.

Mengutip Modul Interaksi Sosial yang disusun oleh Dr. H. Asep Mulyana, M.Pd., dkk, interaksi sosial disosiatif dibagi menjadi 4, yakni:

BACA JUGA:Kenali 2 Syarat Utama Terjadinya Interaksi Sosial, Apa Saja?

1. Persaingan (competition) merupakan proses sosial yang melibatkan individu atau kelompok dalam mencapai keuntungan melalui bidang kehidupan yang pada suatu saat tertentu menjadi pusat perhatian umum, tanpa ancaman atau kekerasan.

2. Kontravensi adalah proses sosial yang ditandai oleh adanya sikap dan perasaan tidak suka yang disembunyikan, tetapi tidak menimbulkan konflik sosial. Bentuk proses sosial ini berada diantara persaingan dan konflik.

3. Pertikaian adalah proses sosial yang terjadi apabila individu atau kelompok berusaha memenuhi kebutuhan atau tujuannya dengan jalan menentang pihak lain dengan cara ancaman atau kekerasan. Perselisihan yang terjadi bersifat terbuka.

4. Konflik berasal dari kata latin yaitu configere yang berarti saling memukul. Konflik dapat didefinisikan sebagai suatu proses sosial dimana dua orang atau kelompok berusaha menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. 

(Widi Agustian)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement