Share

Kisah Anak Loper Koran Lulus SNMPTN Universitas Lampung, Ingin Buat Ayah Bangga

Yuswantoro, Koran SI · Rabu 30 Maret 2022 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 30 65 2570178 kisah-anak-loper-koran-lulus-snmptn-universitas-lampung-ingin-buat-ayah-bangga-BYRoDUmM1K.jpg Deola Azani Kanisa dan ayahnya, Syaripudin (Foto: Yuswantoro)

WAY KANAN - Seorang anak loper koran di Kabupaten Way Kanan dinyatakan lulus tes Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2022 di Universitas Lampung. Anak tersebut bernama I Deola Azani Kanisa.

Hasil tes seleksi terungkap saat pengumuman SNMPTN Universitas Lampung Fakultas Biologi Terapan, melalui link resmi di Pengumuman-snmptn.ltmpt.ac.id. Bersama 17 Siswa lainnya dari SMAN 1 Baradatu, pada Rabu 30 Maret 2022.

Baca Juga:  Peserta yang Lolos SNMPTN Tak Bisa Daftar UTBK SBMPTN

Deola merupakan warga Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, putri kedua dari Syaripudin yang sehari-harinya berprofesi sebagai loper koran di Kabupaten Way kanan.

Saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, orangtua Deola yakni Syaripudin mengatakan, semua anak-anak di Kabupaten Way Kanan jangan pernah minder. Menurutnya, siapa pun dia dan dari ekonomi bawah, menengah maupun atas harus bisa dan mampu bersaing.

"Buat anak anak Way kanan, jangan minder, ayo tunjukkan prestasimu ke depan," kata Syaripudin.

Baca Juga:  Simak! Ini Panduan Daftar Ulang Peserta yang Lolos SNMPTN 2022

Syaripudin berpesan, anak anak supaya belajar yang rajin dan lebih giat lagi. Sehingga bisa mencapai cita-cita dan mengharumkan nama sekolah, keluarga dan bangsa.

"Pesan saya untuk anak anak, agar lebih giat lagi belajarnya, supaya membuahkan hasil yang baik," katanya.

Terakhir, loper koran tersebut berpesan dan mengucapkan selamat untuk putrinya,"buat putriku I Deola Azani Kanisa, selamat, lebih giat lagi belajarnya, semoga bisa mengangkat nama sekolahmu ke depan," tuturnya.

Sementara Deola mengaku tak pernah malu dan minder dengan profesi yang digeluti ayahnya. Hal tersebut justru memacunya untuk semakin giat belajar agar membuat orangtuanya bangga.

"Saya tidak pernah malu dengan profesi ayah saya, bahkan saya lebih terpacu belajar lebih giat untuk membuat ayah saya dan keluarga bangga, serta tidak akan menyia nyiakan kesempatan ini demi masa depan saya dan keluarga saya," kata Deola.

Deola berharap agar ilmu yang dia dapat nantinya bisa bermanfaat buat daerahnya, di mana dia dididik dan dibesarkan.

"Terima kasih kepada semua guru SMAN 1 Baradatu yang telah mendidik saya, sehingga saya dan teman teman bisa lulus SNMPTN ini," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini