Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemendikbudristek : Disiplin Prokes Kunci Suksesnya PTM Terbatas

Bachtiar Rojab , Jurnalis-Sabtu, 12 Maret 2022 |14:04 WIB
Kemendikbudristek : Disiplin Prokes Kunci Suksesnya PTM Terbatas
Disiplin prokes kunci suksesnya PTM. (Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Suharti menilai, penurunan kasus Covid-19 akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berpengaruh pada pembelajaran tatap muka (PTM).

Suharti mengatakan, para pemangku pendidikan bisa menerapkan level PTM sesuai panduan SKB 4 menteri terakhir yang sifatnya dinamis terhadap tiap-tiap wilayah level PPKM.

"Empat menteri yang berlaku saat ini sifatnya dinamis, menyesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. Silakan dicermati kembali poin-poin yang diatur di SKB 4 menteri," kata Suharti dalam keterangan pers, Jumat (11/3/2022).

Menurutnya, PTM akan terealisasikan dengan baik apabila orang-orang dalam lingkungan pendidikan paham terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan sekolah.

"Tentunya pemahaman dan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci suksesnya PTM terbatas yang aman dan nyaman," katanya.

Melalui Surat Edaran (SE) Mendikbudristek nomor 2 tahun 2022, PPKM level 2 dapat diikuti 50 persen kapasitas ruang kelas. Sementara PPKM di level 1,3 dan 4 tetap mengikuti SKB Empat Menteri yang sifatnya dinamis.

Dalam aturan tersebut, para orang tua juga dibebaskan dalam menentukan anak didiknya untuk mengikuti PTM atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). "

Bisa dilakukan secara luring ataupun daring jika masih belum bisa melaksanakan PTM terbatas," katanya.

Orang yang paling mengetahui dan bisa menilai sejauh mana proses pembelajaran anak didiknya adalah guru. Jadi, guru haruslah bijak dalam menggunakan beragam jenis atau bentuk asesmen.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement