Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Guru PAUD di Jaksel Diberikan Beasiswa Kuliah S1

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Rabu, 23 Februari 2022 |14:06 WIB
Guru PAUD di Jaksel Diberikan Beasiswa Kuliah S1
Sejumlah guru PAUD diberikan beasiswa (Foto: istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin menandatangani pemberian beasiswa kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan MoU Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Lembaga Keagamaan di ruang pola Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Selasa 22 Februari 2022.

Munjirin mengatakan bahwa di wilayahya masih banyak guru yang belum mengetahui bagaimana mengajar yang baik dan cara menghadapi anak-anak.

“Anak-anak PAUD mungkin karakternya lain-lain, kan ini ada ilmunya. Tentunya ilmu tadi diperoleh di kampus atau pendidikan tertentu. Kita kerja sama kan guru PAUD ini dengan STAI Al Hikmah di Jeruk Purut,” ujarnya, Selasa (22/2/2022).

Ia menilai pendidikan dasar bagi anak usia dini penting untuk bekal mereka di kemudian hari. Oleh karenanya, pembentukan karakter bagi anak harus dibarengi dengan pemahaman karakteristik oleh guru PAUD.

“Karena PAUD merupakan dasar bagi anak-anak, mau kemana ia setelah nanti balita. Makanya pergunakan sebaik mungkin,”tambahnya.

Baca juga: PAUD untuk Belajar Agama Dituding Tempat Prostitusi, Polisi Turun Tangan

Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta Abubakar menegaskan penerima beasiswa harus serius dalam menjalani pendidikan. Hal itu bertujuan agar ilmu yang dipelajari bermanfaat bagi sesama.

Baca juga: Heboh! PAUD di Jakbar Dituding Dijadikan Tempat Prostitusi

“Dari bantuan tadi diharapkan ada transformasi perubahan, dari menerima menjadi memberi. Mari bangun kolaborasi yang baik dan lebih maju supaya kita berada diposisi utama dan pertama. Kolaborasi merupakan keniscayaan bagi kita apalagi yang kita kolaborasi adalah kebaikan,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator Wilayah Baznas Bazis Jakarta Selatan Yasdar menuturkan kini banyak lembaga keagamaan yang ikut serta dalam Unit Pengumpul Zakat. Ia berharap lembaga keagamaan di Jaksel menjadi UPZ.

“Jika makin banyak maka lebih mudah untuk menyalurkan zakat dan menghimpun zakat di Jakarta Selatan. Jika semua masjid dan lembaga keagamaan sudah menjadi UPZ target pengumpulan zakat senilai Rp 500 milyar bisa diwujudkan,” tuturnya.

Baca juga: Ketum IKKT PWA Resmikan Paud dan Daycare Tunas Muda IKKT

(Fakhrizal Fakhri )

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement