Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekolah Rusak, Siswa Belajar Kehujanan karena Plafon dari Terpal Sudah Lapuk

Jumalis Ali , Jurnalis-Selasa, 22 Februari 2022 |18:06 WIB
Sekolah Rusak, Siswa Belajar Kehujanan karena Plafon dari Terpal Sudah Lapuk
Ilustrasi sekolah yang rusak (Foto: Dokumentasi Kemendikbud RI)
A
A
A

JAMBI – Sebagian fasilitas pendidikan sekolah dasar (SD) di wilayah pelosok desa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi kondisinya masih sangat memprihatinkan. Salah satunya bangunan SD negeri No 118 Dusun Makmur Jaya Desa Suwak Labu Kecamatan Kuala Betara.

Bangunan SD tersebut tampaknya belum pernah direnovasi. Mirisnya plafon bangunan sekolah yang digunakan untuk murid-murid kelas enam yang terbuat dari terpal plastik sudah sobek dan lapuk dimakan usia.

Tak hanya itu, dinding dan meja belajar juga banyak yang rusak dan bolong.

Menurut salah satu guru pengajar di sekolah tersebut kerusakan plafon dinding dan meja belajar sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Atap seng yang bocor saat hujan membuat anak-anak yang sedang belajar terkena air hujan.

Baca juga: 628 Ruang Kelas SD di Kabupaten Bandung Barat Rusak Berat, Kebanyakan Bangunan Tua

Dia sangat berharap ada perhatian dan perbaikan dari dinas terkait.

Fungsional pengembang penilaian pendidikan dinas pendidikan Ambo Anta mengatakan bangunan sekolah tersebut sudah akan dibangun atau direnovasi tapi dibatalkan pelaksanaannya karena Kepala Sekolah SDN 118 sakit.

Baca juga: Sekolah Rusak Parah Akibat Longsor, Siswa Terpaksa Belajar di Luar

MoU pelaksanaan pembangunan ini harus ditandatangani kepala sekolah. Namun kepala sekolah disebut-sebut tidak mau menandatangni MoU itu pada 2019 ketika pembangunan mau dilaksanakan.

Pada 2019, semua sekolah yang mengajukan pembangunan semuanya diproses. Namun hanya SDN 118 yang gagal dibangun.

Pihak diknas berjanji berusaha terus mengajukan kembali pembangunan sekolah agar murid dan guru sekolah dasar tersebut nyaman melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

(Susi Susanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement