Share

Sosok Iron Man dari Badung Bali, Pencipta Robot Bionik Bantu Disabilitas

Bagus Alit, iNews · Selasa 15 Februari 2022 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 15 65 2547538 sosok-iron-man-dari-badung-bali-pencipta-robot-bionik-bantu-disabilitas-K2uu0J6Zkg.jpg Sosok Iron Man dari Badung Bali membuat robot bionik bantu penyandang disabilitas (Foto: Bagus Alit)

BALI - Berawal dari keinginannya membantu sesama yang memiliki kekurangan fisik atau disabilitas, terutama penyandang disabilitas yang tidak memiliki tangan maupun kaki, seorang ahli robotik yang juga dosen di Universitas Udayana, Bali, menciptakan robot tangan dan kaki bionik. Uniknya, robot yang diciptakan digerakkan menggunakan sensor otot sehingga mampu meniru berbagai gerakan yang diinginkan.

Berbeda dengan robot lainnya, robot tangan bionik ini menggunakan sensor otot sebagai sumber pengendali gerak. Jadi alat ini akan mendeteksi potensial listrik yang ada sehingga gaya pada otot akan diteruskan oleh sensor dan diubah dalam putaran.

Jadi, saat otot bergerak, robot tersebut juga ikut bergerak sesuai dengan gerakan yang diinginkan. Untuk mengatur gerakan robot agar sama dengan gerakan yang diinginkan, sebuah mikroprosesor yang terlebih dulu telah diprogram menggunakan komputer juga ditempatkan di sana.

Baca juga: Peneliti Ciptakan Robot Seukuran Satu Helai Rambut

Sebelum robot tangan bionik digunakan, sensor terlebih dahulu harus dipasang pada titik otot yang tepat agar robot mampu meniru gerakan yang diinginkan pengendali.

Meski saat ini gerakan robot tangan bionik telah mampu berfungsi maksimal, namun Profesor I Wayan Widhiada akan terus melakukan penyempurnaan dari sejumlah sisi. Mulai dari segi desain termasuk memperbaharui sejumlah komponen agar menyerupai urat syaraf tiruan.

Baca juga: Keren! Unesa Luncurkan Motor Elektrik bagi Penyandang Disabilitas

Robot tangan bionik rencananya akan dibuat lebih ekonomis agar harganya lebih terjangkau serta dilengkapi dengan kamera yang mampu mendeteksi alat atau benda yang akan diambil.

Untuk menyempurnakan komponen pada robot tersebut, Profesor I Wayan Widhiada kini telah menggandeng dokter Nyoman Putu Riasa, ahli bedah plastik rekonstruksi dari Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar.

Salah satu penyempurnaan yang dilakukan yakni menggunakan teknik deep learning agar kemampuan kerja dari robot tersebut akan lebih maksimal.

Penemuan robot tangan bionik ini diharapkan mampu membantu penyandang disabilitas untuk setidaknya mampu melakukan kegiatan sehari-hari.

Jika sistem kerjanya telah sempurna, robot tangan bionik rencananya akan dikerjasamakan dengan salah satu yayasan untuk selanjutnya disumbangkan kepada para penyandang disabilitas.

Selain menciptakan bionik robot hand atau robot tangan bionik, Profesor I Wayan Widhiada juga menciptakan robot kaki bionik serta sejumlah penemuan lainnya yang bertujuan membantu hidup penyandang disabilitas.

Alumni Liverpool John Moores University ini memulai pembuatan robot tangan dan kaki bionik sejak 2018 silam. Diawali dengan melakukan penelitian tiga hal secara terpisah yaitu mekanikal, elektrikal, dan program komputer.

Pada 2019, robot yang dibuat dikembangkan dengan menggunakan kontrol kecerdasan sehingga robot mampu memberikan respon lebih cepat.

Dengan menggabungkan kontrol konvensional dan hybrid, kedepannya diharapkan robot bionik lebih berkembang termasuk kemampuan sensor robot dalam membedakan benda-benda yang disentuhnya.

Dengan menciptakan robot tangan dan kaki bionik ditambah sejumlah penemuan robot lainnya, Profesor I Wayan Widhiada kerap dijuluki Iron Man from Badung-Bali.

Selain robot tangan dan kaki bionik, dosen di Universitas Udayana ini juga memiliki sejumlah riset diantaranya menciptakan kursi roda elektrik, motor tenaga hybrid, termasuk robot ratna yang difungsikan membantu tenaga medis dalam meminimalisir penularan virus Covid-19.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini