Share

Kejar PTM 100 Persen, Anak Usia 6-11 Tahun Diwajibkan Vaksin Covid-19

Dede Febriansyah, MNC Portal · Jum'at 28 Januari 2022 19:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 624 2539406 kejar-ptm-100-persen-anak-usia-6-11-tahun-diwajibkan-vaksin-covid-19-nn9dN0tJ44.jpg Vaksin anak usia 6 - 11 tahun (Foto: MPI)

PALEMBANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang mewajibkan anak usia 6 hingga 11 tahun untuk menjalani vaksinasi Covid-19. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar pembelajaran tatap muka (PTM) dapat dilakukan 100 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi percepatan pemberian vaksinasi bagi pelajar usia 6 hingga 11 tahun di lingkungan Disdik Kota Palembang.

"Keputusan ini diambil agar upaya percepatan vaksinasi bagi anak di kota Palembang bisa berjalan dan PTM bisa berjalan 100 persen," ujar Zulinto saat sosialisasi bersama Polrestabes Palembang dan Dinas Kesehatan, Jumat (28/1/2022).

 Baca juga: Omicron Melonjak, Sekolah di Palembang Tetap 50 Persen PTM

Namun, lanjut Zulinto, mewajibkan disini bukan artinya memaksa tapi memberikan kelonggaran. Jika anak ada yang sakit, ada penyakit bawaan atau hal yang membuatnya benar-benar tidak bisa divaksin, tidak apa-apa, anak tersebut tetap bisa ikut PTM.

Baca juga: Wagub DKI Terus Evaluasi PTM 100%, Bisa Dikurangi jika Jakarta Naik ke Level 3 PPKM

"Tapi jangan mengatakan vaksin ini tak boleh atau bisa membunuh, itu hoax makanya kita berikan sosialisasi ini kepada para kepala sekolah dan guru agar berita-berita bohong ini jangan salah artikan," jelasnya.

Menurutnya, program vaksinasi yang digalakkan pemerintah tersebut bertujuan untuk memperkuat imun tubuh, terlebih saat ini adanya ancaman mutasi Covid-19 seperti Omicron. Hingga kini baru 46 persen anak usia 6-11 tahun yang divaksin

"Apalagi saat ini kita lihat pengembangan kasus omicron terus meningkat di Jakarta. Jadi, jangan sampai kita di Palembang ini juga kena, karena itu kita cegah," ucap Zulinto.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhammad Ngajib mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah yang diambil oleh Dinas Pendidikan Kota Palembang untuk mewajibkan anak- anak divaksin.

"Kita sangat dukung karena kita harus melakukan dan mendukung bersama percepatan vaksinasi di kota Palembang," ungkapnya.

Diungkapkan Ngajib, dalam mengatasi banyaknya isu negatif terkait vaksinasi, pihaknya pun memberikan edukasi terkait pemberitaan-pemberitaan hoax yang membuat orangtua atau wali siswa takut untuk melakukan vaksinasi.

"Seperti berita ada yang meninggal setelah divaksin, itu tidak benar, dan juga orangtua dapat pernyataan bahwa wali siswa bertanggung jawab apabila terjadi kepada anaknya itu juga tidak benar," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini