Share

Buka Peluang Pertukaran Pelajar, Dubes Bosnia dan Herzegovina Kunjungi IPB

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Kamis 27 Januari 2022 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 65 2538553 buka-peluang-pertukaran-pelajar-dubes-bosnia-dan-herzegovina-kunjungi-ipb-LBD1PBaxCE.jpg Kunjungan Dubes Bosnia dan Herzegovina ke IPB University (Foto: Dok IPB University)

JAKARTA - Duta Besar Bosnia dan Herzegovina untuk Indonesia Mehmed Halilovic, MA berkesempatan mengunjungi  IPB University, Selasa (24/1/2022). Kunjungan itu dalam rangka memulai peluang kerjasama kedua pihak terutama bidang pendidikan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Prof Arif Satria, atas sambutannya hari ini. Kita mencoba untuk menjalin kerjasama antara Bosnia dan Indonesia terkait pengembangan pendidikan dan IPB University menjadi salah satu kampus pilihan kami untuk kerjasama tersebut,” kata Dubes melalui siaran pers, Rabu (26/1/2022).

Ditemui Rektor IPB University Prof Arif Satria, Mehmed Halilovic menuturkan, kerjasama ini membuka peluang pertukaran pelajar antara warga Bosnia dan Herzegovina dengan Indonesia, terutama di IPB University.

Baca juga: IPB University Buka Jalur Penerimaan di 2022, Apa Saja?

“Saya berharap ke depan, kita memiliki pertukaran pelajar antara universitas yang ada di Bosnia dengan IPB University. Kita ingin memulai sejarah agar ada warga Bosnia berkuliah di IPB University,” sebutnya.

Sementara itu, Prof Arif Satria menjelaskan, IPB University selama ini terus berupaya mengembangkan keilmuan dan pendidikan di Indonesia. Tidak hanya pada aspek pertanian, namun meluas pada bidang pengetahuan lainnya. Sebab itulah, saat ini nama IPB University disematkan.

 Baca juga: Cerita Mahasiswa IPB Berjuang Naikkan Nilai dari 1,89 ke 3,77, Sempat Ingin Menyerah

“Selamat datang di kampus IPB University. Saat ini IPB University tak hanya sebagai institut yang fokus pada pertanian, namun pada berbagai bidang keilmuan lain secara luas,” terang Prof Arif.

Selain aspek ilmu pengetahuan, lanjutnya, IPB University juga menjadi kampus yang aktif mengembangkan riset dan inovasi. Beragam inovasi dihasilkan para civitas setiap tahunnya. Sehingga layak kampus ini dinobatkan sebagai kampus inovasi.

“Tak sekedar menghasilkan inovasi, IPB University juga memiliki Science Techno Park (STP). Di tempat ini, proses hilirisasi invensi menjadi inovasi dilakukan. STP bertugas mengelola komersialisasi inovasi kepada industri,” sebut Prof Arif.

Tak hanya itu, aspek pengabdian pada masyarakat turut menjadi perhatian IPB University. Hal itu dilakukan sebagai wujud tri dharma perguruan tinggi. Prof Arif menyebut, program seperti One Village One CEO (OVOC) dan kehadiran Agribusiness Technology Park (ATP) merupakan bagian kecil dari program pengabdian IPB University untuk masyarakat.

“ATP adalah wadah bagaimana IPB University melakukan edukasi teknologi kepada petani lingkar kampus. Dari sini, budidaya sayuran hasil petani binaan didistribusikan ke modern market. Sehingga produk organik yang ada di supermarket wilayah Jabodetabek, mayoritas dari ATP atau dari petani binaan IPB University,” ujarnya.

Menanggapi paparan Prof Arif, Dubes Bosnia dan Herzegovina mengharapkan rencana kerjasama ini bisa terlaksana dalam waktu dekat. Karenanya, ia meminta Prof Arif bisa menindaklanjuti pertemuan ini sebelum Ramadhan tiba.

“Setelah diskusi ini, kami berharap IPB University bisa berkunjung ke Bosnia sebelum Ramadhan, untuk memulai kerjasama. Semoga program ini segera terlaksana,” harapnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini