Share

Akademisi UGM: PTM 100% Harus Diikuti 3T Secara Rutin

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Selasa 25 Januari 2022 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 65 2537406 akademisi-ugm-ptm-100-harus-diikuti-3t-secara-rutin-xOpZsm8FnB.jpg Universitas Gadjah Mada (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Gunadi Ph.D mengatakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 % harus diikuti dengan upaya 3T, yakni testing, tracing, dan treatment oleh pemerintah.

“Penyelenggaraan PTM 100% tentunya pemerintah dan stakeholder terkait sudah mempertimbangkannya, tetapi harus diikuti dengan 3T,” tuturnya melansir laman resmi UGM di ugm.ac.id, Selasa (25/1/2022).

Ia menegaskan, langkah 3T sebaiknya dilakukan secara acak serta secara rutin. Dengan begitu diharapkan dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 termasuk varian Omicron dengan kemampuan penyebaran lebih cepat daripada varian Delta.

Baca juga: UGM Gelar KBM Bauran Seluruh Mahasiswa Bulan Februari

“Karena gejala umumnya tidak berat, OTG, jadi tidak tahu apakah anak-anak dan guru membawa virus atau tidak sehingga dilakukan testing secara acak dan berkala. Jangan menunggu ada klaster atau positif baru di tracing ini terlambat,”paparnya.

Apabila tracing baru dilakukan saat muncul klaster di sekolah, lanjutnya, akan berpotensi menyebarkan virus secara lebih luas dalam keluarga dan menjadi klaster baru. Namun, jika testing dapat dilakukan secara acak dan rutin akan menjadikan mitigasi Covid-19 lebih baik.

 Baca juga: UGM Bagikan Tips Cegah Gangguan Pendengaran Selama Pandemi

“Pendidikan tidak mungkin tidak berjalan. Kendati begitu, suatu kebijakan harus ada konsekuensi-konsekuensi yang harus dipenuhi pemerintah jangan sampai mengorbankan kesehatan anak-anak itu sendiri,” pungkasnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini