Minat Baca Rendah, Wapres: Jangan Sampai Indonesia Jadi Bangsa Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 13 Januari 2022 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 13 65 2531615 minat-baca-rendah-wapres-jangan-sampai-indonesia-jadi-bangsa-tong-kosong-nyaring-bunyinya-3xQkEJ91Hg.jpg Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin.

BANGKALAN - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta agar generasi muda Indonesia meningkatkan minat baca. Menurut Wapres, meningkatkan minat baca tidak hanya memberi manfaat bagi negara, tetapi juga merupakan perintah agama.

Hal itu disampaikan Wapres pada orasi ilmiah dalam rangka wisuda S1 Sekolah Tinggi Agama Islam Syaichona Moh. Cholil (STAIS) Bangkalan, pada Kamis, (13/1/2022).

BACA JUGA: Bertolak ke Jatim, Wapres Maruf Diagendakan Kunjungi Madura dan Lumajang

“Karena itu Allah memerintahkan kepada kita iqro’ yaitu membaca,” kata Wapres.

“Membaca bukan hanya huruf Qur’an tapi ilmu dalam kehidupan yang nyata. Tidak hanya melafadzkan saja, dalam arti iqro’ juga melakukan perenungan-perenungan, melakukan riset,” tambah Wapres.

BACA JUGA: Pandemi dan Gadget Bikin Perpustakaan Makin Sepi Pengunjung

Wapres pun menyayangkan minat baca orang Indonesia kurang. “Patut kita sayangkan, minat baca orang Indonesia sangat memprihatinkan. Ini dalam arti membaca hanya melafadzkan saja.”

“Menurut data UNESCO, hanya 1 dari 1.000 orang Indonesia yang gemar membaca, sangat kecil sekali,” kata Wapres.

Jangan sampai, kata Wapres, orang Indonesia karena kurang minat membaca menjadi bangsa seperti peribahasa “tong kosong nyaring bunyinya” atau dapat diartikan banyak omong tapi tidak ada isinya.

“Sementara kita sangat aktif di media sosial. Kalau di media sosial, kita luar biasa nomor 5 di dunia. Anak-anak sekarang handpone-nya sampai dua,” katanya.

“Ini harus kita perbaiki. Jangan sampai kita menjadi bangsa tong kosong nyaring bunyinya,” tegas Wapres.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini