Unhan Kukuhkan Terawan Gelar Profesor Kehormatan Bidang Kesehatan Militer

Riezky Maulana, iNews · Rabu 12 Januari 2022 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 65 2530989 unhan-kukuhkan-terawan-gekar-profesor-kehormatan-bidang-kesehatan-militer-Q7I0GDgN5e.jpg Foto: Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dikukuhkan gelar profesor kehormatan dengan status guru besar tidak tetap oleh Universitas Pertahanan (Unhan), Rabu (12/1/2022).

(Baca juga: Unhan Sematkan Gelar Profesor Kehormatan Kedokteran Militer ke Eks Menkes Terawan)

Adapun gelar kehormatan itu untuk ilmu pertahanan bidang kesehatan militer pada Fakultas Manajemen Pertahanan. Pengukuhan itu tertuang dalam Keputusan Rektor Universitas Pertahanan Laksdya TNI Amarulla Oktavian Nomor Kep/19/I/2022.

(Baca juga: Jokowi Usul 33 Calon Dubes RI, Nama Terawan Hilang, Fadjroel Rachman ke Kazakhstan)

"Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2022 menganugerahkan gelar Profesor Kehormatan atau Guru Besar Tidak Tetap bidang kesehatan militer Fakultas Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan kepada Letjen TNI Purn Terawan Agus Putranto," ujar Sekretaris Senat Unhan saat membacakan keputusan tersebut, Rabu (12/1/2022).

Dalam kesempatan itu, Terawan juga melakukan orasi ilmiah dengan judul Peran Kesehatan Militer dalam Mendukung Ketahanan Kesehatan Nasional. Kurang lebih 20 menit orasi ilmiah itu berlangsung.

Pemberian gelar profesor kehormatan kepada Terawan juga dihadiri Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan eks Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Sebelum Terawan, pada tahun lalu Universitas Pertahanan memberikan gelar profesor kehormatan kepada Megawati Soekarnoputri.

Untuk diketahui, Terawan  mundur dari pencalonan duta besar (dubes) luar biasa Spanyol yang berkedudukan di Madrid. Nama Terawan masuk ke dalam 32 nama calon dubes luar biasa yang dikirimkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke DPR. Terawan juga penggagas Vaksin Nusantara yang berbasis sel dendritik. 

Vaksin tersebut aman untuk orang yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Sel dendritik yang dikembangkan Terawan bersifat autologus, individual dan aman digunakan kepada siapa saja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini